Yones Douw Menyesalkan Tindakan Bu Yona

Yones Douw Menyesalkan Tindakan Bu Yona

Nabire-Yones Douw aktifis HAM yang berbasis pada gereja Sinode Kingmi sangat menyayangkan sikap ibu Yona yang dengan tiba-tiba memanggil brimob untuk mengusir Lukas dkk di rumah bilyar miliknya pada peristiwa tanggal 15 Mei 2012 di Degewo.(28/05/2012).

Katanya,peristiwa diawali saat 4 orang anak muda yakni Lukas,Hengky,Amos dan Selfius datang untuk bermain bilyar.Mereka berempat memiliki hubungan baik dengan ibu Yona. Uang dan emas mereka,dititipan pada ibu Yona. Mereka juga mengambil rokok dan main bilyar di situ.

Saat itu Lukas minta bola untuk main bilyar namun bu Yona menolak dengan alasan pemakaian listrik terbatas. Lukas tetap mengambil bola di tempat yang mereka sudah ketahui. Bu Yona pun menelpon brimob dari lokasi 99. Amos salah seorang rekan Lukas langsung menegur Brimob “kamu datang bikin apa”.Lukas kemudian menarik selempang senjata brimob bahkan ada yang mengeluarkan pisau kecil, brimob kemudian menembak Amos.

Melkianus yang berada di salah satu rumah mendengar bunyi tembakan dari tempat bu Yona,dia melihat tubuh Amos sudah tergeletak di depan pintu. Melkianus kemudian datang mengambil kayu dan memukul kepala brimob namun karena anggota brimob menggunakan helm maka tidak ada reaksi apa-apa bahkan kemudian brimob balik menembak Melkianus.

Disaat yang sama Lukas sedang berusaha menahan moncong senjata yang diarahkan pada dirinya,dia memutar ujung senjata sehingga brimob yang memiliki senjata terjatuh,saat itu Lukas memiliki kesempatan untuk lari.Yulianus yang datang belakang membawa panah,ketika melihat Lukas lari maka dia mengurungkan niatnya untuk mendekat dan ikut berlari,Lukas dan Yulianus pun ikut tertembak dari belakang.

“Yang saya tidak habis pikir mengapa bu Yona tiba-tiba menelpon brimob,’Ulangnya. ”Bukankah relasi diantara mereka sudah sangat dekat.Saya berharap polisi dapat adili mereka secara transparan”.

Menurutnya mengenai rencana penutupan Degewo tidak usah ditanyakan kembali kepada masyarakat sebab masyarakat tidak mengerti sehingga yang diperlukan adalah sikap tegas dari pemerintah.”Kami mohon jangan adu domba masyarakat, yang terpenting kita tanyakan kapolda apakah kapolda siap amankan Instruksi Gubernur?” tantangnya.

Ditempat terpisah,Kapolres Paniai membenarkan kronologis yang disampaikan oleh Yones Douw,” Benar diantara mereka,Lukas dkk dan bu Yona memiliki relasi yang sangat baik bahkan mereka seringkali menitip uang jutaan pada bu Yona,sudah seperti keluarga,tapi kami tetap mendalami peristiwa tersebut dan berjanji akan mengusut tuntas,” tegasnya pada AlDP Online.(Tim/AlDP).