Grasi Narapidana Makar Segera Diusulkan Lapas

Grasi Narapidana Makar Segera Diusulkan Lapas

Jayapura – Proses pengajuan grasi untuk narapidana kasus makar terus bergulir. Kadiv Pas Kanwil Hukum dan HAM Provinsi Papua, Johan Yarangga S.Sos membenarkan hal tersebut.

Yarangga kemudian menunjukkan surat yang dikeluarkan oleh oleh Kanwil Hukum dan HAM Provinsi Papua tertanggal 8 April 2013 dengan nomor : W.30.PK.01.01.02-64, isinya meminta kepada pihak Kepala Lembaga Pemasyarakatan dan Kepala Cabang Rumah Tahanan Negara se Papua agar segera mengirim usulan secara khusus Narapidana kasus makar guna diproses untuk mendapatkan Grasi atau Amnesty.

“Surat ini juga menindaklanjuti pertemuan kami dengan kementrian dan Surat Edaran dari Dirjen PAS,” jelasnya saat dijumpai di ruang kerjanya, Senin (06/05/2013).

Menurutnya secara paralel, pihaknya juga telah memfasilitasi Unit Percepatan Pembangunan Provinsi Papua (UP4B) untuk memperoleh data dan mengunjungi beberapa Lembaga Pemasyarakatan menyatukan agenda pengajuan Grasi.

Yarangga menyadari salah satu masalah utama dari pengusulan Grasi adalah persyaratan khusus yang wajib disertakan mengenai kesetiaan kepada NKRI. Persyaratan itu merupakan Surat Edaran dari Dirjen PAS yang ditujukan buat kasus separatis dan teroris.

“Semua tergantung kepada narapidana yang bersangkutan. Untuk pengajuan sudah ada aturan dan mekanismenya jadi kita memproses saja sejauh kewenangan yang kita miliki, kita kirim ke pusat, nanti pusat yang akan membuat keputusan,” lanjutnya.

“Kita berharap semuanya dapat berjalan lancar sesuai dengan keinginan bersama,” jelasnya sembari menambahkan, ada rencana pergantian sejumlah kalapas di jajaran kanwil hukum dan HAM Provinsi Papua. Di sebut sebut akan ada pergantian Kalapas Nabire, Kalapas Wamena, Kalapas Narkotika dan Kalapas Abepura. (Tim/AlDP)