Wartawan Mendapat Intimidasi Saat Meliput Demo KNPB.

Wartawan Mendapat Intimidasi Saat Meliput Demo KNPB.

Jayapura-Setidaknya ada 4 orang wartawan yakni : Alfian Rimagit (wartawan Antara), Aprila Wayar (wartawan jubi online),  Michel Gobay (wartawan harian Suluh Papua) dan Arnold Belau (wartawan suarapapua.com) mendapat intimidasi dari  pihak kemanan Polresta Kota Jayapura saat melakukan peliputan aksi demo yang dilakukan oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Expo Waena, (26/11/2013) demikian pantuan AlDP Online.

Intimidasi ini terjadi, saat massa dengan pihak keamanan saling berkejar-kejaran dari depan jalan raya toko Mega Waena, hingga masuk dikompleks perumahan di belakang toko Waena.

“Melihat situasi itu, kami (wartawan), mencoba untuk mengikuti, guna mendapat momen dalam peliputan, namun hal itu tidak berhasil, sebaliknya kami (wartawan), dilarang untuk memfoto, kamera kami mau diambil, mendapat cemohan yang tidak sewajarnya oleh pihak keamanan dari Polresta Kota Jayapura, ” kata Aprilia Wayar wartawan Jubi Online.

lanjutnya, ” dan yang anehnya lagi, salah satu dari anggota pada saat itu, sedang memegang sendok goreng yang sering digunakan untuk memasak di dapur, dengan sesumbarnya mengatakan, “Perempuan ini, selalu ada saat orang demo”.

Kapolresta Kota Jayapura AKBP. Alfred Papare.SIK, kepada wartawan telah meminta maaf, atas peristiwa yang terjadi terhadap wartawan yang dilakukan oleh bawahannya.

“Dengan konteks situasional pada saat itu, ketika ada kamera wartawan yang diambil anggota, kami siap membantu untuk mencari dan anggota yang bersangkutan bertanggungjawab atas perbuatannya,”tegasnya. (RM/AlDP)