Berita

Warga Kibay Bergantung Obat di Pos TNI

Kampung Kibay

Keerom – Warga Kampung Kibay, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, masih bergantung obat pada Pos Kali Asin Satuan Tugas III Yonif 408/Suhbrastha. Keberadaan pos dinilai sangat membantu apabila warga butuh pertolongan.

“Kita memberi layanan kesehatan, tidak tiap hari tapi warga merasa terbantu,” kata Komandan Regu Pos Kali Asin Satgas III Yonif 408/Suhbrastha, Elsana Eka, kemarin.

Menurut dia, perobatan warga tak dijadwalkan rutin. “Biasa seminggu sekali, tapi ada juga yang tiba-tiba datang karena harus dirawat, kita siapkan obat untuk sakit biasa, seperti malaria atau turun panas, obat lain misalnya untuk luka,” ujarnya.

Layanan kesehatan diberikan mengingat kunjungan puskemas keliling hanya sebulan sekali. Puskesling melayani sebelas kampung di Distrik Arso Timur. Diantaranya Kampung Wonorejo, Yamara, Wambes, Suskun, Wembi, Pyawi, Yetty, Kibay, Ujung Karang dan Kriko. Layanan di awal bulan dilakukan di Kampung Wonorejo, sementara akhir bulan di Kriko.

Apabila ada warga yang sakit keras, anggota pos menyarankan dibawa ke rumah sakit. “Supaya mendapat perawatan lengkap. Kita punya seorang dokter, tapi untuk kebutuhan alat rumah sakit, pos tidak punya,” ucapnya.

Frangky Psakor, Kepala Kampung Kibay mengatakan, pos TNI sedia tiap waktu. “Mereka bukan hanya menjaga wilayah, tapi juga kadang kita butuh untuk kesehatan atau pendidikan, mereka tidak kasar atau memukul warga. Saya pernah menegur waktu ada anggota bawa senjata di dalam kampung, saya bilang jangan bikin warga kembali trauma,” katanya.

Soal kesehatan, psakor mengakui warganya sangat bergantung pada pos TNI. “Kalau mau tunggu puskesling, itu lama. Karena pos bisa bantu, kita kesana. Mereka punya obat.”

Menurut dia, agar mengoptimalkan layanan, perlu dua atau lebih puskeling ke kampung-kampung. “Harapan kita begitu, supaya tidak perlu jauh-jauh lagi berobat, kasihan juga kadang kalau mau ke kota, tidak ada uang, mau berobat bagaimana kalau tidak ada uang jalan,” pungkasnya. (Tim/ALDP)