Berita

Warga Fafanlap Minta Penambahan Tenaga Medis

Raja Ampat – Warga Kampung Fafanlap, Distrik Misool Selatan, Raja Ampat, Papua Barat, meminta penambahan tenaga medis bertugas di daerah itu. Selama ini hanya ada satu petugas yang melayani warga di Puskesmas Pembantu Fafanlap.

“Padahal kita ini kampung tertua di Misool, seharusnya ada perhatian untuk kami, terutama untuk masalah pendidikan dan kesehatan,” kata Abu Sapua, warga Fafanlap, pekan kemarin.

Ia mengatakan, warga kerap kesulitan jika harus mengantri lama di pustu. “Kampung ini hanya punya satu pustu, satu petugas, kita pertanyakan adalah, dari dulu Fafanlap susah mendapat perhatian. Padahal kita juga butuh layanan kesehatan yang baik,” ujarnya.

Safee Al Hamid, Sekertaris Kampung Fafanlap di Misool mengatakan, kehidupan warga kampung begitu sederhana. Saling menghormati dijadikan dasar untuk hidup rukun. “Tidak pernah ada kasus-kasus kriminal, karena memang semua berpijak pada ajaran-ajaran agama yang sudah melekat,” katanya.

Selain problem kesehatan, warga kampung kesulitan untuk menampung air bersih. “Karena sumber air di Fafanlap tidak terurus baik. Itu penampungnya sudah dari zaman Belanda, sudah tua, kiri dan kanan bagian penyangga rusak. Akibatnya kan kotoran masuk,” kata dia.

Air yang kotor dapat menyebabkan gangguan pencernaan apabila dikonsumsi. “Kita minta agar penampung itu dibikin baru, kemudian, aliran air ke rumah warga jangan hanya melalui satu pipa. Tapi ada pipa utama dengan bagian-bagian ke rumah warga, itu supaya mereka tidak perlu ambil air dengan jarak yang jauh,” paparnya.

Ia berharap, pihak instansi terkait dapat terjun langsung ke Fafanlap untuk memenuhi harapan warga membangun hidup sehat. “Kita tidak minta pejabat tiap hari datang, tapi setidaknya datang sekali dan selesaikan apa yang kurang di kampung, orang kota itu tahu kalau masyarakat hidup aman, padahal kan tidak, ada masalah yang dari tahun ke tahun tak pernah selesai,” pungkasnya. (02/ALDP)