Tokoh Masyarakat di Keerom Khawatir Ada Konflik Agama dan Etnis

20170622_110627Arso-Vincen Asso tokoh masyarakat Wamena di Keerom menegaskan bahwa di Keerom terdapat kebhinekaan yang luar biasa semua suku bangsa ada di Keerom. Dirinya menyanyangkan masih munculnya konflik etnis antara Papua dan pendatang,”

Sedangkan Donatus_tokoh Flobamora yang sudah lama di Arso mengkawatirkan akan  terjadi konflik agama.

“Saya takut masalah agama akan menjadi besar jika tidak diatasi. Polisi harus tegas, tangkap dan adili,”ujarnya saat menghadiri diskusi yang diselenggaran oleh AlDP, pekan lalu di kantor distrik Arso Kota.

Kadistrik  Arso Kota Malensius Masoi menambahkan bahwa dirinya protes dengan cara masyarakat Nusantara  di Keerom yang menokohkan seorang anggota kelompok atau paguyubannya dengan sebutan ondoafi.

Menurutnya di Keerom tidak ada ondoafi selain orang Keerom.

“Pembentukan  ondoafi atau kepala suku juga harus dihilangkan karena Keerom adalah milik kepala suku di Keerom. Kepala suku itu ada kalau dia menguasai  tanah, masyarakat dan hutan tetapi kalau di tempat lain, apa yang mau dia kuasai ?.jadi ko kepala suku dari mana?”.

Menurutnya bagi upaya-upaya yang memicu konfik etnis dan agama harus diatasi dengan tegas.

“Kalau tidak saya suruh masyarakat ambil jubi dan panah”.Kalau tidak ada ijin dan tidak terdaftar di kesbangpol (Organisasi) maka harus ditutup karena itu menganggu negara dan melawan UU Negara”.

Sebab jika dibiarkan,kondisi ini akan membuat situasi (sosial kemasyarakatan) menjadi tidak jelas dan masyarakat yang menjadi korban.(AlDP/Tim).