Tokoh Agama Penting Memahami Penderita HIV Aids

Tokoh Agama Penting Memahami Penderita HIV Aids

Serui-Bertempat di gedung Silas Papare, Yayasan Pengembangan Kesehatan Masyarakat (YPKM) melakukan kegiatan Pelatihan Konseling Pastoral HIV-AIDS bagi Pendeta dan Majelis pada pertengahan juni 2012.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian program kerja lembaga yang dilakukan di Papua,” kata Joshua Merabon,S.Sos, Koordinator YPKM Regio Teluk Cenderawasih Serui. Kegiatan yang sama sudah dilakukan di Kabupaten Timika, Jayapura dan Nabire.

Menurut Drs T.G Butar-Butar,M.Kes Direktur YPKM bahwa pada umumnya (75%) orang yang terkena penyakit tertentu akan datang ke tokoh agama untuk mengadu. Tidak terkecuali juga pada kasus HIV-AIDS, konsultasi awal yang dilakukan penderita biasanya kepada tokoh agama dibanding keluarga. “Karena itu pendeta perlu mempunyai skill (keahlian) terkait konseling yang berbasis pada Alkitabiah (Pastoral),” tambahnya.

Fakta soal HIV-AIDS di Papua adalah Miskin informasi, perilaku beresiko serta krisis iman dan moral. Dampak dari HIV-AIDS bagi masyarakat dan negara adalah berkurangnya SDM usia produktif, produktivitas kerja rendah karena rendahnya supply tenaga kerja, menurunnya kegiatan ekonomi baik di sektor formal maupun informal, menurunnya pendapatan negara termasuk pengeluaran pemerintah untuk biaya kesehatan akan meningkat. Katanya, maka perhatian atas persebaran dan penanganan penyakit ini mutlak dilakukan.

Tujuan kegiatan adalah memberikan informasi yang benar dan tepat terkait konseling kepada peserta sebanyak 19 orang yang merupakan pendeta dan Majelis. YPKM Serui melibatkan para relawan (volunteer) yang pernah dilatih pada bulan April lalu di Aula kantor Kominfo. (04/AlDP)