Tidak Ada Persiapan, Saat Tamunya datang, Areki Sedang Kerja Di Kebun

IMG20150129102158Wamena – Areki Wanimbo terdakwa kasus Lanny Jaya yang ditangkap bersama 2 jurnalis asal Perancis, menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Wamena.

Seperti biasa, setiap kali memulai persidangan, Wanimbo memangku kedua tangannya di paha seraya berdoa di kursi pesakitan. Majelis hakim pun menunggunya usai berdoa baru membuka sidang.

“Saya tidak ada tahu 2 jurnalis itu dari negara mana, Domi yang telepon saya waktu mereka mau ke rumah,” Ujar Areki Wanimbo (31/03/2015).

Menurut Wanimbo, saat 2 jurnalis itu datang, dirinya sedang sibuk di kebun, tidak ada persiapan ataupun penyambutan. Tidak ada janji sebelum kedatangan mereka selain telepon dari Domi Sorabut. Tidak ada juga janji untuk kembali bertemu setelah pertemuan di rumahnya.

Awalnya Wanimbo menduga kedatangan mereka terkait dengan acara Festival Lembah Baliem sebab istrinya dan masyarakat dari Lanny Jaya sedang mempersiapkan tarian untuk diikutkan pada acara tersebut.

“Mereka tanya situasi di Lanny Jaya, saya bilang saya dengar sedang kacau, sebab saya di Wamena jadi saya tidak tahu persisnya,” lanjutnya ketika Jaksa menanyakan isi pembicaraan soal Lanny Jaya.

Wanimbo juga tidak menceritakan isi sms yang diterimanya kepada tamu-tamunya saat itu, terkait situasi di Lanny Jaya.. Sms yang diterimanya melalui handphone miliknya,  dimasukan dalam Surat Dakwaan oleh JPU.

“Saya tidak kasih atau atau lanjutnya berita di sms itu, saya biarkan saja. Sebelumnya saya sempat telepon sama yang kirim sms karena hanya nomornya saja tapi saya dimaki-maki”

Kedua jurmalis, Aki Logo, Domi Sorabut dan juga Theo Hesegem tidak berada lama di rumahnya, hanya sekitar 30 menit dan kemudian Wanimbo kembali bekerja di kebun. Dirinya tidak mengetahui ke arah mana tamu-tamunya pulang.

Kemudian Wanimbo istirahat tidur siang, sesaat setelah itu polisi datang menangkapnya dengan tuduhan melakukan transaksi senjata dengan 2 jurnalis Perancis untuk membantu gerakan separatis di Papua.

2 jurnalis di sidang di Pengadilan Negeri Jayapura dengan tuduhan penyalahgunaan Visa, Areki Wanimbo dituduh melakukan makar.

Majelis  hakim yang terdiri dari Benyamin Noboba, SH sebagai ketua dan Ottow P Siagian, SH serta Behinds Tulak, SH. MH sebagai hakim anggota menunda sidang hingga 15 April 2015 untuk mendengarkan tuntutan JPU.(Tim/AlDP).