Theo Hesegem Tidak Tahu Soal Jurnalis Asing

Foto berita ttg TheoWamena-Saksi lain yang diperiksa oleh Penyidik gabungan Polda dan Polres Jayawijaya terkait kasus 2 Jurnalis asing yang dijerat UU Imigrasi adalah Theo Hesegem.

Sebelumnya Theo sempat dihubungi oleh Kasat Rekrim Polres Jayawijaya untuk kemudian diberikan 2 surat Panggilan sekaligus. Surat bernomor: S.Pgl/678/VIII/2014/Ditreskrimum yang dikeluarkan oleh Polda Papua memintanya sebagai saksi Areki Wanimbo dan satu surat lainnya benomor: S.Pgl/01/VIII/2014 WASDAKIM yang dikeluarkan kantor Imigrasi Kelas I Jayapura memintanya menjadi saksi terhadap 2(dua) jurnalis asing yang diduga melakukan pelanggaran terhadap UU Keimigrasian..

“Saya tidak tahu mereka(jurnalis asing) akan datang di tempat Areki, saya juga baru ketemu saat itu,” jelasnya(27/08/2014).

Theo juga menjelaskan bahwa dirinya sudah beberapa kali berkunjung ke rumah Areki dan kali itu dia datang lebih dulu tanpa mengetahui bahwa 2 jurnalis asing akan datang berkunjung.

Dirinya mengakui bahwa sempat menanyakan situasi Lani Jaya kepada Areki Wanimbo.

“Saya pikir bertanya pada situasi seperti itu wajar, jangankan saya, semua orang di Jayapura kah, Jakarta kah atau dunia lainnya juga sedang memantau dan ingin mengetahui kejadian itu. Saat itu kasus Lani jJaya lagi rame,memang,”tegasnya.

Lanjutnya,” Apalagi saya seorang aktifis HAM. Tapi terkait kehadiran 2 jurnalis itu saya tidak tahu, saya juga tidak tahu mereka jurnalis, saya hanya kebetulan di rumah pak Areki saat mereka juga datang”.

Ketika akan pulang, Theo memang menawarkan diri untuk membonceng salah seorang jurnalis untuk membawanya kembali ke hotel.

Diperjalanan Theo sempat dicegat oleh polisi tetapi kemudian dipersilahkan untuk mengantar jurnalis tersebut sampai di hotel. Setelah itu Theo pulang ke rumahnya.

Akhirnya setelah melalui diskusi dengan pihak Penyidik, Theo tidak jadi diperiksa oleh pihak Imigrasi. Keterangannya untuk sementara dianggap cukup.(Tim/AlDP).