Thaha : Yang Terpenting Bukanlah Umur Yang Panjang Tapi Hati dan Karya Seseorang

Thaha : Yang Terpenting Bukanlah Umur Yang Panjang Tapi Hati dan Karya Seseorang

Jayapura-Jaringan Damai Papua(JDP) kembali menggelar diskusi untuk mengenang salah satu tokoh penggagas Dialog yakni Muridan Satrio Widjojo di Aula STFT Fajar Timur di Padang Bulan, Jayapura.(7/04/2014).

Sebagai koordinator JDP Jakarta, Muridan dinilai telah sangat berjasa untuk mengkampanyekan gagasan dialog Jakarta Papua. Lebih dari itu, Muridan dinilai sebagai salah seorang yang menggajarkan pentingnya untuk selalu bersama dengan rakyat, ketika bekerja dan mengabdi di Papua.

“Muridan adalah seorang “ap kain meke’ yang artinya orang besar yang mengayomi dan memperjuangkan kepentingan bersama. Dia mengajarkan kepada kita bahwa perjuangan kemanusiaan tidak memandang warna kulit, suku atau agama tertentu. Selain itu kalau kita mau memahami persoalan yang ada, kita harus bisa lebih dekat dengan masyarakat,” Ujar pastor John Jonga Pr sebagai narasumber.

Pastor John juga mengingatkan salah satu pesan Muridan buat orang Papua,” tidak ada jalan lain bagi orang Papua selain harus bersatu. Berkoordinasi satu sama lain”.

“Dari perjalanan hidup Muridan, kita belajar memahami bahwa yang penting bukanlah umur yang panjang tetapi hati dan karya seseorang untuk Papua,” Ujar Thaha Alhamid sebagai salah seorang narasumber.

Sambil bercanda, Thaha Alhamid mengatakan bahwa pertemuan kali ini menjadi bagian dari reuni sebab mempertemukan banyak orang yang sudah saling mengenal sebelumnya.

Sambil memandang spanduk besar bergambar Muridan, Thaha mengatakan,” pertemuan ini diundang oleh roh yang telah pergi. Jadi saya takut untuk menolaknya. Roh yang ada pada pastor Neles, pastor John dan kita semua yang bekerja untuk dialog”.

Selain Thaha Alhamid, sebagai narasumber lainnya adalah Miriam Ambolon sebagai tokoh perempuam, pastor John Jonga Pr, Yulianus Hisage(Ketua DAP Lapago) dan Yoris Raweyai, sedangkan pastor Neles Tebay bertindak sebagai moderator. Hadir pada pertemuan tersebut aktifis gerakan, tokoh LSM, Tokoh perempuan, tokoh pemuda/mahasiswa,  tokoh agama,politisi dan jurnalis.(Tim/AlDP).