Terkait Peresmian Kantor ULMWP, Sudah 4 Saksi Diperiksa

Enjel SorabutWamena-Proses hukum terkait peresmian kantor United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) di Pilamo Induk Balim, Lapago terus berjalan. Pihak Polres Jayawijaya setidaknya telah memeriksa 4 orang untuk dimintai keterangan sebagai saksi atas peristiwa tersebut.

Adalah Piter Wanimbo, saksi yang telah diperiksa pertama kali pada hari Sabtu(20/02/2016) kemudian Enjel Sorabut dan Bony Mulait pada rabu(24/02/2016) dilanjiutkan dengan pastor John Jonga Pr pada hari berikutnya.(kamis/25/02/2016).

Pemeriksaan terhadap para saksi tersebut, setelah dllayangkan Surat Panggilan kedua, sebelumnya hanya Piter Wanimbo yang datang pada kesempatan pemanggilan pertama.

Sejauh ini pihak Polres Jayawijaya telah mengeluarkan Surat pangillan untuk 7(tujuh) orang yang dimintai keterangannya sebagai saksi. Pihak Polres Jayawijaya berdasarkan Laporan Polisi tanggal 16 Pebruari 2016.

2(dua) orang saksi berada di Jayapura yakni dr.Gunawan yang hadir pada kegiatan tersebut karena diajak oleh pastor John Jonga Pr dan pendeta Yesaya Dimara yang turut memimpin ibadah pengucapan syukur pada tanggal 15 Pebruari 2016.

Terhadap mereka,berdua, pihak Polres berencana akan melakukan pemeriksaan di Jayapura.

Saksi lain yang turut dipanggil adalah Dominikus Sorabut namun hingga kini belum memberikan keterangannya.

Pihak Polres Jayapura, menyatakan bahwa peresmian kantor Perwakilan ULMWP yang dilakukan bertepatan dengan peresmian Pilamo induk Balim, merupakan tindak pidana makar.

“Kami harap saksi hadir untuk memerikan keterangan, kami sudah mengidentifikasi pelaku,”demikian pernyataan AKBP Semmy Ronny Thabaa, kapolres Jayawijaya di Polres Jayawijaya saat bertemu dengan Tim PH para Saksi yang terdiri dari Koalisi LSM HAM.(Tim/AlDP).