Berita

Terdeteksi Sebutir Amunisi di Tas Kinas Wenda

Wamena-Kinas Wenda, laki-laki berusia 20 tahun ditangkap di bandara Wamena, saat melakukan cek ini untuk menuju Jayapura tanggal 4 September 2018.

Saat itu Kinas membawa tas ransel berwarna hitam dan satu tas pinggang bercorak loreng.

”Satu butir peluru ditemukan dalam tas pinggangnya waktu masuk di xray,” Ujar Brigpol Yeskiel F Magga di Polres Jayawijaya.(06/09/2018).

Petugas Aspec Bandara yang berada di lokasi langsung menghubungi aparat kepolisian di KP3 untuk selanjutnya Kinas dibawa ke Polres Wamena.

”Semua sudah kami periksa, petugas Aspec, polisi dan Kinas, untuk nenetapkan Kinas sebagai Tersangka,” lanjutnya.

Masih menurutnya, dikarenakan perkara amunisi mendapatkan perhatian serius maka pemeriksaan dilakukan dengan cepat. Sehingga untuk sementara dinyatakan cukup, untuk selanjutnya dibuatkan SPDP(Surat Pemberitahuan Dimulai Penyidikan).

Polisi masih mendalami asal dari sebutir amunisi di tas pinggang Kinas Wenda.

Selain amunisi, di dalam dompet Kinas ditemukan uanga= sejumlah 1,1 juta yang langsung dikembalikan oleh penyidik kepada oang tua Tersangka saat pertemuan di Polres Jayawijaya di Wamena.

Keluarga tersangka, khususnya kedua orang tua Kinas, mengatakan terkejut dan tidak menyangka ada kejadian tersebut. Saat itu, orang tua Kinas bersama keluarga lainnya mendatangi Polres Jayawijaya didampingi Tim PH untuk mendapatkan akses sekaligus informasi terkait perkara yang dituduhkan kepadanya.

Kinas dituduh melakukan Tindak Pidana Menguasai, Membawa, menyimpan amunisi tanpa ijin yang sah  sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 ayat(1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951 tentang mengubah “Ordonnantietijdelijke Bijzondere Strafbepalingen”

Dirinya ditahan untuk 20 hari penahanan pertama mulai tanggal 5 September 2018 sampai dengan tanggal 24 September 2018.

Tim PH koalisi yang mendampinginya merupakan gabungan dari PH AlDP (Anum SIregar SH,MH) dan PH lainnya yakni Yance Tenoye SH, Cory Silpa SH, Yusman SH, Welis Doga SH dan Helmi SH.(Tim/AlDP)