Berita

Surat Permintaan Sumbangan Dipertanyakan Oleh Penyidik

Areki2Jayapura-Pekan lalu untuk pertama kalinya Areki Wanimbo, Ketua Dewan Adat Lani Jaya diperiksa di Polda Papua atas tuduhan makar pada peristiwa tanggal 6 Agustus 2014 di rumahnya di Sinakma. Selain Areki, polisi juga menetapkan 2 jurnalis asing sebagai Tersangka dugaan penyalahgunaan visa pada UU Keimigrasian.

Areki yang didampingi oleh Penasehat Hukumnya, Cory Silpa SH dari AlDP diberikan 26 pertanyaan, pemeriksaan dimulai dari pagi hingga sore hari.

“Dia ditanya berkaitan hari penangkapan dirinya, juga orang-orang yang hadir di rumahnya saat itu,” demikian jelas Cory Silpa.SH.

Lanjutnya,” Areki diminta bercerita tentang isi pembicaraan mereka. Penyidik menanyakan tentang Domi Sorabut, Theo Hesegem, Aki Logo dan 2 jurnalis asing. Apakah sebelumnya mereka ada komunikasi”

Penyidik juga menanyakan surat Dewan Adat Daerah Wilayah Baliem Lapago Dewan Adat Daerah Suku Lany yang bernomor: 06/KDR-DADL/WLP/2014 perihal permintaan sumbangan.

“Penyidik menanyakan siapa yang buat, atas dasar apa, kemana saja surat itu diedarkan, akan digunakan untuk apa dana tersebut, siapa yang menandatangani,semacam itulah”.

Menurutnya,pertanyaan penyidik yang telah mengarah ke surat tersebut makin menguatkan dugaan bahwa penyidik masih mencari-cari alasan penangkapan Areki termasuk Barang Bukti yang akan digunakan untuk menuduh Areki melakukan makar.

“Karena pasalnya terus berubah-ubah, dari penangkapan, penahanan dan pemeriksaan di Polda.Selain itu waktu ditangkap, Barang Buktinya hanya handphone dan buku catatan, bukan Surat itu. Kita harap polisi professional dalam menguraikan dan membuktikan satu dugaan makar,” tandasnya.(Tim/AlDP).