Sudah Dua Tahun Kebun Kakao Diserang Hama Penyakit

Jayapura–Hampir dua tahun ini seluruh kebun Kakao di Distrik Kemtuk Gresik Kabupaten Jayapura terkena hama penyakit. Kakao yang selama ini menjadi sumber penghasilan utama untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan hidup keluarga, nilai ekonominya hilang.

Pihak pemerintah dalam hal ini dinas Pertanian kabupaten Jayapura sudah secara langsung melakukan peninjauan ke lokasi tersebut seperti halnya ke kampung Yansu dan Jagrang.

Menurut Lambert Udam petani Kakao di Yansu, dinas hanya memberikan saran untuk membersihkan tempat di sekitar pohon kakao agar buah kakao kembali normal. Namun hingga kini buah kakao nasibnya masih sama.

“Dinas pertanian hanya memberikan saran untuk membersihkan sekitar pohon kakao”, jelas Lambert. “ Dinas tidak memberikan bantuan penanganan khusus untuk membantu masyarakat menghilangkan hama penyakit kakao, “terangnya lagi. (23/06/2012).

Menurutnya buah coklat biasanya lebih besar dan bersih sebelum diserang hama penyakit dan mudah untuk cungkil dari kulitnya, tetapi sekarang ini ketika buah kakao dipetik, bijinya susah diambil karena selaput beningnya keras, tidak lembek. Hal tersebut mempengaruhi hasil, kualitasnya tidak seperti dua tahun yang lalu.

Karena kualitasnya menurun sehingga harganyapun ikut menurut hanya mencapai kisaran Rp.4.000/kg, bila kualitasnya baik bisa mencapai kisaran Rp. 10.000/kg lebih.

Selain itu juga banyak buah kakao yang membusuk di pohon, masyarakat lebih memilih membiarkan karena hamanya sulit untuk ditangani.

“Kami berharap ada bantuan yang serius dari pemerintah bukan hanya sekedar saran saja tetapi ada bantuan lain untuk mencegah hama tersebut,” pinta Lambert saat di temui AIDP Online di Kampung Yansu. (Tim/AIDP)