Berita

Sorendiweri Ikut Mencekam

Sorendiweri – Ternyata situasi keamanan yang mencekam terasa juga di kab Supiori. Di malam hari, polisi dan tentara melakukan siaga, ibu kota kabupaten menjadi sangat sepi. Orang-orang tak berani berpergian malam hari dari Sorendiweri ke Korido atau ke tempat lainnya di Supiori.

“Biasanya dari Biak orang berani naik malam hari ke Sorendiwer(ibukota Supiori) tapi sekarang tidak ada yang berani,” Ujar seorang pemilik kios di samping Polres Supiori.(21/06/2012).

Ketakutan warga disebabkan munculnya aksi kekerasan di sepanjang jalan dari Biak ke Supiori, khususnya di dekat kampung Mos, orang menyebutnya tanjakan letter L. Di tempat itu sepanjang bulan juni 2012 setidaknya telah terjadi 3 aksi pemalangan dengan penganiayaan bahkan menyebabkan kematian.

Aksi tersebut menyebabkan 3 warga pendatang di Supiori, 2 diantaranya polisi dihadang dan dianiaya dengan kayu hingga terjatuh. Selain itu, ada pemilik toko asal Makasar di Supiori yang ditemukan meninggal akibat dianiaya. Mayatnya ditemukan membusuk dan motornya ikut hilang. Hingga kini polisi belum berhasil menangkap para pelaku

“Pelakunya diperkirakan lebih dari satu orang dan bukan orang sekitar sini(Supiori) tapi lebih dari dari arah Biak, kejadian ini baru-baru saja, biasanya aman,” Ujar seorang anggota Serse Polres Supiori.

Akibat kejadian tersebut, banyak orang memilih tidak turun ke kota Biak ataupun berpergian lebih awal, dengan rombongan dan mobil. Demikian juga para pegawai kab Supiori yang sebagian besar masih berdomisili di Biak, banyak yang tidak masuk kantor. Menunggu hingga Supiori aman kembali.(Tim/AlDP).