Sidang Pisugi Kembali Ditunda

IMG20141126142727Wamena – Untuk keempat kalinya sidang terhadap 5 orang terdakwa dari Pisugi kembali mengalami penundaan. Warga kampung Wara distrik Pisugi Kab jayawijaya itu didakwa berencana melakukan aksi boikot pilpres dan membuat bom molotov.

“Hingga kini jaksa penuntut umum belum dapat menghadirkan satu orang saksipun,” kata Simon Patiradjawane SH anggota Tim Pengacara dari Koalisi LSM antara AlDP dan LBH Papua, pekan lalu.

“Kami sudah mempelajari BAP(Berita Acara Pemeriksaan) , kami pelajari keterangannya untuk melihat keterangan yang kontrak ataupun jika ada yang bersesuaian,” jelasnya lagi.

Pihaknya menyakini bahwa Pihak Penuntut Umum kesulitan untuk menghadirkan saksi di persindangan meskipun beberapa diantara berasal dari kepolisian.

“Kalau saksi dari masyarakat maka perlu dicek kembali oleh Jaksa, ke lokasi(kampung) supaya memastikan mereka masih ada dan bersedia untuk memberikan kesaksian”.

Lanjutnya, “tanggungjawab ini ada pada Jaksa karena harus dibuktikan apakah klien kami bersalah atau tidak, pada persidangan nanti”.

Yosep Siep, Jhony Marian, Ibrahim Marian, Marthen Marian dan Jali Walilo adalah para terdakwa yang dikenakan merupakan dakwaan alternatif, dengan dakwaan Kesatu yakni Pasal 187 ke-1 KUHP Jo Pasal 55 ayat(1) ke-1 KUHP, atau Kedua Pasal 187 bis Ayat (1) KUHP Atau Ketiga Pasal 187 Ter KUHP Atau Keempat Pasal 164 KUHP..(Tim/AlDP)