Sidang Kasus Penyuapan 22 Milyar Papua Barat Di Tunda.

Sidang Kasus Penyuapan 22 Milyar Papua Barat Di Tunda.

Jayapura-Sidang kasus tindak pidana korupsi sebesar 22 milyar APBD Papua Barat Tahun 2010 ditunda. Kasus ini, berawal saat pimpinan DPR Papua Barat meminjam uang di BUMD PT Padoma, atas persetujuan pemda Papua Barat kala itu, PT Padoma(Papua Doberai Mandiri) mencairkan dana 22 milyar. Kasus ini, telah memasuki proses tuntutan dari pihak JPU yang digelar di Pengadilan Kelas 1 A Jayapura.

Dimana Pengadilan Negeri Klas IA Jayapura telah menjadwalkan acara persidangannya hari Rabu 08 Januari 2013 dengan agenda pembacaan tuntutan. Namun ditunda, lantaran pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum siap untuk membacakan tuntutannya, sebagaimana pantuan Aldp Online di pengadilan Negeri Jayapura, (08/01/2014).

 Pihak JPU, Yos Salvador Dos Ries SH kepada Aldp online mengatakan, ” Persidangan kali ini, untuk mendengar tuntutan dari JPU terhadap  5 orang terdakwa masing-masing, Yoseph Johan Auri (Ketua DPR Papua Barat), Robert Melianus Nauw (Wakil Ketua), Jimi Demianus Idjie (Wakil Ketua II), Marthen Luther Rumadas (Mantan Sekda Papua Barat) dan Mamad Suhadi (Direktur BUMD PT. Papua Doberai Mandiri (Padoma)).

“Namun, karena kami (JPU) belum siap untuk tuntutan, hakim menunda persidangan ini, kami diberikan waktu satu minggu untuk menyiapkan tuntutannya dan kembali disidangkan pada 15 Januari 2014,”Ungkapnya.

Dugaan kasus tindak pidana korupsi yang melibatkan anggota DPR Papua Barat ini menjadi salah satu kasus yang menarik perhatian sejak pertengahan tahun lalu. Mereka didakwa  dengan pasal 2 ayat (1) UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (RM/AlDP)