Sidang kasus Arso 13 Desember, Digelar di PN Jayapura

Sidang kasus Arso 13 Desember, Digelar di PN Jayapura

Jayapura-Setelah menjalani proses penyidikan dan penuntutan sejak pertengahan desember 2013, sidang peristiwa kasus Arso tanggal 13 desmber digelar di pengadilan Negeri Klas I A Jayapura dengan terdakwa Yulianus Borotian(30thn), Petrus Yohanes Tafor(18 thn) dan Wilem Tafor(20 thn).

“Bahwa ketiga Terdakwa secara bersama-sama pada hari Jumat tanggal 13 desember 2013 dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang, dengan sengaja menghancurkan barang atau jika kekerasan yang digunakan mengakibatkan luka-luka sebagaimana yang diatur dan diancam pidana sesuai dengan pasal 170 Ayat(1) jo Ayat(2) ke-1 KUHP,” demikian ujar Jaksa Penuntut Umum(JPU) Toman Ramandey,SH dalam Surat Dakwaannya.(20/02/2014).

Pada peristiwa tanggal 13 Desember 2013 tersebut telah menewaskan salah satu anggota Polres Keerom yakni Briptu Sudaryo, namun dalam Surat Dakwaannya JPU berpendapat bahwa ketiganya hanya terlibat pada kasus sebagaimana diancam pada pasal 170 Ayat(1) jo Ayat(2) ke-1 KUHP. Selain itu JPU masih menyebut 3(tiga) nama yang berstatus sebagai DPO.

Yulianus dan teman-temannya dikatakan telah dipengaruhi minuman keras. Mereka diduga secara bersama-sama mengambil batu dan melakukan penyerangan dan pelemparan terhadap Anggota Polres Keerom yang datang dengan menggunakan mobil patrol Dalmas.

Yulianus Borotian dkk didampingi oleh Penasehat hukum dari AlDP yakni Anum SIregar SH, Cory SIlpa SH dan Yusman Conoras SH. Selain itu nampak hadir rombongan keluarga Terdakwa dari Keerom.

Sidang kemudian ditunda untuk agenda pemeriksaan saksi pada tanggal 26 Pebruari 2014. JPU telah bersedia untuk menghadirkan 2 orang saksi.(Tim/AlDP)