Berita

Siaran Pers : Hentikan Konflik Horizontal, Aparat Penegak Hukum diminta Profesional

Aliansi Demokrasi untuk Papua

(Alliance of Democracy for Papua)

YAYASAN KERJA SAMA UNTUK DEMOKRASI DAN KEADILAN

Alamat : Jl. Raya Sentani Padang Bulan Abepura Jayapura-Papua 99351 Tlp (0967-5189728)

E-mail:aldp.papua@gmail.com, Website: http://www.aldp-papua.com

 

Siaran Pers

Nomor:01/SP/AlDP/01/2020

Terhadap peristiwa di kampung Ekimani distrik Kamu Utara Kabupaten Dogiyai tanggal 23 Februari 2020 yakni peristiwa kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan kematian dari Demianus Mote(37 tahun) dan pengeroyokan yang menyebabkan kematian dari Yus Yunus(27 tahun).

  1. Bahwa kami menyampaikan duka cita atas meninggalnya Demianus Mote dan Yus Yunus pada peristiwa tersebut;
  2. Bahwa kami menyesalkan tindakan sewenang-wenang dengan cara main hakim sendiri/aksi massa/amuk massa yang telah dilakukan oleh sekelompok masyarakat sehingga menyebabkan kematian seorang supir truk atas nama Yus Yunus;
  3. Bahwa kami sangat menyesalkan sikap aparat kepolisian saat melakukan penanganan terhadap peristiwa tersebut karena tidak mempertimbangkan kondisi masyarakat dan keamanan dari pelapor(Yus Yunus) secara tepat sehingga tidak mampu mengatasi respon massa yang terjadi. Mengingat tugas dan fungsi dari aparat kepolisian adalah menegakkan hukum dan menjaga kamtibmas serta secara khusus memberikan perlindungan terhadap setiap warga negara/siapapun maka sudah seharusnya aparat kepolisian bertindak professional ketika menerima laporan atau pengaduan dan saat mendatangi tempat kejadian perkara(TKP);
  4. Bahwa aksi massa/ aksi amuk massa/main hakim sendiri tidak dapat dibiarkan menjadi ‘pilihan’ ataupun ‘fenomena baru’ dalam menangani aksi massa’ dengan argumentasi untuk meminimalir korban karena perlindungan harus diberikan kepada setiap orang/warga negara oleh karenanya aksi amuk massa/aksi massa/main hakim sendiri adalah cermin dari kegagalan aparat penegak hukum dalam menegakan hukum, menjaga kamtibmas dan melindungi setiap warganegara;

Oleh karenanya kami menyerukan :

  1. Agar semua pihak menghentikan aksi main hakim sendiri atau saling balas membalas guna menghindari terjadinya konflik horizontal diantara masyarakat sipil atau berulangnya peristiwa kejahatan lainnya;
  2. Agar aparat penegak hukum mengungkapkan secara jelas peristiwa kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan kematian dari Demianus Mote(37 tahun)  dan pengroyokan yang menyebabkan kematian dari Yus Yunus(27 tahun) serta memproses secara hukum siapapun yang terlibat atau melakukan kejahatan;
  3. Agar proses hukum terhadap aparat kepolisian yang berada di tempat kejadian perkara dilakukan secara professional dan transparan;
  4. Agar aparat kepolisian/keamanan bertindak profesional dalam menangani permasalahan hukum khususnya terhadap aksi massa/aksi amuk massa/main hakim sendiri terhadap peristiwa lainnya mungkin terjadi di kemudian.

 

AlDP

Jayapura, 29 Februari 2020