Berita

Sejumlah Pekerja Seks Membandel

PSK di Yobar, Merauke

Merauke – Berdasarkan data yang dimiliki Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Daerah Merauke, terhitung sejak April 2012, terdapat kurang lebih 50 pekerja seks di Lokalisasi Yobar, bar serta tempat pijat, diseret ke kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Merauke. Mereka dihukum karena tak menggunakan kondom dan mengidap Infeksi Menular Seksual.

Sekretaris KPA Kabupaten Merauke, Henny Suparman mengatakan, dari jumlah tersebut, beberapa diantaranya disidangkan hingga dua kali. “Itu karena kurang ada pengawasan yang baik dari mucikarinya. Sehingga merekapun dikenakan sanksi sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2003,” kata Henny, Kamis kemarin.

Ia mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan pada Bulan September 2012, PSK yang tinggal di Lokalisasi Yobar, tidak satupun terjangkit IMS. Lebih banyak adalah mereka bekerja sebagai pramuria di hunian lain.

Setelah diambil keterangan, PSK mengaku kerap tidak menggunakan kondom karena permintaan dari konsumen.

“Terus terang, kita menginginkan agar revisi Perda yang sedang dilakukan sekarang, lebih tegas lagi. Sehingga memberikan efek jera terhadap PSK maupun pramuria. Tentunya kami juga ingin melindungi semua orang yang menghuni negeri ini, agar tidak terjangkit dari HIV,” tandasnya. (FR/Merauke)