Ruth Windesi : Kami Hanya Ingin Bawa Makananan dan Obat-Obatan

Ruth Windesi : Kami Hanya Ingin Bawa Makananan dan Obat-Obatan

Serui- “Saat ini kami hanya inginkan agar kami bisa bertemu dan bisa membawa makanan dan obat-obatan  untuk adik kami setiap hari,”.

Demikian ungkapan Ruth Windesi , kakak dari Tersangka kasus Sasawa -Serui ,Salmon Windesi,  pada saat bertemu dengan Yusman Conoras, SH dan Corry Silpa, SH, penasehat hukum Tersangka.( 21/03/14).

Ruth mengatakan pada saat kejadian tersebut dirinya dan suaminya tidak mengetahui bahwa adiknya ikut hadir dalam peristiwa Sasawa 01 Februari 2014. Dirinya juga tidak mengetahui seperti apa keterlibatan adiknya.

” Saya dan suami baru mengetahui setelah ada siaran dari radio RRI Serui , seketika itu juga  kami mengecek dan ternyata benar  adik sudah di tahan di Polres Serui,” Ujarnya dengan nada sedih.

Lanjut Ruth, “selama ini kami jarang ke kampung Sasawa untuk bertemu dengan keluarga kalau pun bertemu biasanya Salmon dan istrinya yang ke kota Serui. Itu pun juga kalau balik ke kampung kadang mereka langsung pulang saja atau kadang kami antar mereka naik mobil. Dia kurang terbuka kepada saya. Makanya saya kaget bercampur sedih setelah penangkapan itu”.

“Yang membuat saya sedih , dia itu  tulang punggung keluarga bagi isteri dan anaknya. Bagaimana nasib isteri dan anaknya, itu yang membuat saya tidak habis pikir. Belum lagi dia punya penyakit lambung . Kalau dia mau tidur dia mengalami kesulitan harus ganjal dengan bantal”

Oleh karena itu dirinya meminta kepada Penasehat hukum agar bisa di ijinkan untuk menjenguk dan membawa makanan serta obat-obatan atau keperluan lainnya agar kondisi kesehatan adiknya bisa terjamin dengan baik meskipun dalam tahanan.

“Selain itu, jika diperbolehkan,  dia bisa mendapatkan penangguhan penahanan agar bisa bekerja untuk menafkahi isteri dan anaknya,” Ujar Ruth dengan nada suara yang terbata-bata.(Tim/AlDP)