Roby : Motor Ini Digadai Teman

Robby Erik Pekey Praperadilankan Polres JayawijayaWamena – Roby tak mengentahui bahwa motor yang digadai temannya diduga motor yang dicuri dari seseorang pegawai BRI Cabang Wamena.

Pada sore hari sekitar pukul 5 wit tanggal 21 Juni 2015 saat Roby di rumah temannya yang bernama Kisena Wanena di Sinakma, seseorang mendatangi dirinya dan mennayakan rumah seorang pendeta. Orang tersebut, tidak sendiri,bersama temannya mereka menunggu Roby saat Roby akan meninggalkan rumah Kisena Wanena.

Orang itu kemudian meminta diantar oleh Roby ke ATM. Roby berniat akan membonceng namun dirinya merasa ragu dan takut sebab ternyata orang tersebut tidak sendiri.Apalagi kemudian saat akan membonceng Roby mendengar perkataan “cabut” dan “kejar dia”.

Robypun melarikan motornya dan kemudian dikejar oleh anggota Polisi dan ditembak. Polisi menuduh Roby mencuri sepeda motor yang digunakan Roby saat ditembak.

“Motor ini digadai MM saat saya sedang mencari alat motor di Toko. Di gadai 2 juta dan bilang akan ditebus pada hari senin,”demikian kesaksian Roby (30/07/2015).

Mahasiswa Akademi keperawatan yang sehari-hari membantu di RSUD Wamena dituduh mencuri motor tersebut

Penasehat hukum Roby dalam Kesimpulan yang disampaikan pada senin 3 agustus 2015. Mengatakan bahwa Roby sama sekali tidak mengetahui motor tersebut hasil curian dari orang yang menggadai kepadanya.

“Roby tidaklah mencuri motor tersebut. Bahkan Roby menggunakan motor tersebut secara bebas di kota Wamena,”Ujar Welis Doga SH, salah seorang anggota tim PH.(31/07/2015).

Lebih lanjut Kesimpuan pihak Pemohon Roby mengatakan bahwa orang yang bertemu dengan Roby di rumah Kisena bahkan tidak mengatakan pada Roby jika motor tersebut adalah motor curian.

Menurut Doga, Roby tidak tahu mengenai status kepemilikan motor tersebut, Roby lari bukan karena mau melarikan motor tersebut dari pemiliknya tetapi karena mendengar ada perkataan’cabut’ dan ‘kejar dia’. Roby merasa takut dan trauma dengan kehadiran polisi.(Tim/AlDP).