Berita

Ratusan Peluru Jadi Barang Bukti, Watlarik Hiluka Jadi Tersangka

Jayapura-Diduga membawa amunisi, Watlarik Hiluka warga dari kampung Honoporek distrik Ibele Kabupaten Jayawijaya ditangkap oleh pihak Polres Jayawijaya tanggal 3 Juni 2018.

Watlarik, usia 55 tahun yang tidak memahami Bahasa Indonesia ini, ditangkap seteleh Polres Jajawijaya menangkap Roy Hiluka dan Eki Wanena alias Andris Wenda tanggal 2 Juni 2018.

Kedua pemuda ini, ditangkap karena membawa sejumlah amunisi dan ketika ditanya dari siapa mereka mendapatkan amunisi, keduanya mengatakan dari Watlarik Hiluka.Sementara ini ada sekitar 200 butir amunisi yang dijadikan barang bukti.

Setelah pemeriksaan awal di Polres Jayawijaya di Wamena, ketiga tersangka langsung dilimpahkan ke polda Papua pada tanggal 5 Juni 2018. Kini berada di rutan Polda Papua.

Pasal yang dituduhkan pada ketiganya adalah tindak pidana menguasai, membawa, menyimpan amunisi tanpa ijin yang sah sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 ayat(1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951 tentang mengubah “Ordonnantietijdelijke Bijzondere Strafbepalingen” (STBL.1948 Nomor 17) dan Undang-Undang Republik Indonesia Dahulu Nomor 8 tahun 1948 tentang Senjata Api dan Bahan Peledak jo Pasal 55 ke-1e KUHPidana.

Menurut pihak Polda, ada 2 berkas terhadap peristiwa tersebut berkas pertama berkas Eki Wanena dan Roy Hiluka sedangkan berkas kedua untuk Watlarik Hiluka. Surat penahanan mereka hingga tanggal 23 Juni 2018. Ketiganya kini di tanggani oleh Penasehat Hukum dari AlDP dan bekerja sama dengan PH dari Wamena yakni Yance Tenoye, SH dan Welis Doga, SH.(AlDP/Tim).