Pustu Tarfia Tidak Terawat
Forum Kajian Papua Tanah Damai di Kota Sorong, Papua Barat

Pustu Tarfia Tidak Terawat

Jayapura – Bidan Umi yang baru bertugas 2 hari mulai memeriksa dan membersihkan Pustu sejak Pustu ‘ditinggalkan’ oleh mantri dan perawat sebelumnya.

Umi juga merapikan tempat tinggalnya yang bersebelahan dengan ruangan Pustu. Sebagian bangunannya tidak terawat, ada kaca yang hilang dan jaringan kabel yang tidak beraturan. “Ini sebenarnya rumah untuk perawat sedangkan untuk bidan di sebelah itu,” katanya sambil menunjuk bangunan tak terawatt di sisi lainnya.

Katanya,”Bagaimana saya mau tinggal di sebelah situ, plafonnya sudah tidak ada, kamar mandinya rusak, jendela dan pintunya juga,apalagi lantainya, katanya Dinas mau rehab tapi sampai sekarang belum”.(29/06/2012).

“Ada pasien tapi bingung mau periksa dan kasih obat karena saya tidak diberikan kunci Pustu,” Ujarnya kemudian. Untungnya mantan kepala kampung Tarfia langsung berinisiatif untuk menghubungi mantri yang sedang di kota dan mencarikan kunci Pustu di rumah mantri.

Bidan Umi langsung membersihkan Pustu, “Pagi ini saja sudah ada 5 pasien,” katanya lagi sambil memeriksa seorang ibu yang datang dengan keluhan malaria.Dengan teliti dia memeriksa darah dan menimbang berat badan pasiennya. Timbangan barupun di keluarkan karena yang lama sudah rusak.

Lantas Umi memeriksa satu persatu obat yang ada, sebagian besar obat suntik  sudah kadarluwarsa seperti obat malaria, penambah darah buat ibu hamil maupun obat anti kejang.

Kemudian dia membuat catatan untuk meminta obat ke Puskesmas, ”Banyak pasien, banyak obat sudah kadaluwarsa jadi hari ini saya harus ke Puskesmas Demta, buat laporan dan minta obat lagi,” katanya sambil menyiapkan sepeda motornya.(Tim/AlDP).