Berita

Pustu di Masram Tergenang Air

Supiori – Pustu di kampung Masram distrik Supiori Timur Kab Supiori tidak dapat difungsikan dengan baik sebab utamanya sering tergenang bila banjir.

“Air naik sampai 40-50 cm,” Ujar Alex Mambenar yang baru bertugas sekitar 3 bulan. Selain itu di Pustu tidak tersedia listrik sehingga mereka menggunakan lampu pelita atau petromaks.(21/06/2012).

Kata Alex awalnya di Pustu tersedia genset namun ketika dia tiba genset sudah tidak ada. Dia pernah meminta agar aliran listrik desa di sambungkan ke Pustu namun hingga kini belum ditindaklanjuti oleh Dinas maupun aparat kampung.

Alex menunjukkan instalasi listrik yang sudah terpasang sebagian dan sebagian yang lain masih terlihat kosong. ”Sepertinya sejak dibangun belum diselesaikan,”katanya lagi.

Nampak ruang Pustu tidak terurus, buku-buku dan kertas berhamburan, rak obat dibiarkan terbuka dan botol-botol infuse dibiarkan berjejer. “Ini stok baru,” katanya. Sedangkan ATK dan peralatan kantor lainnya belum ada pengadaan lagi.

Meski begitu tetap saja ada warga yang datang dan minta dilayani. Penyakit mereka biasanya malaria, batuk-batuk dan belakang sakit karena terlalu banyak kerja berat seperti menokok sagu di hutan.

Tidak jauh dari Pustu di kampung Masram, Pustu di kampung Wombonda lebih parah lagi karena tidak tersedia petugas padahal kampung Masram dan Wombonda terletak tak jauh dari Ibukota Kabupaten.

Alex yang sebelumnya bertugas selama 13 bulan di pulau Mapia berharap pemerintah dapat membangun Pustu yang layak agar dia dapat memberikan pelayanan maksimal bagi warga Masram.(Tim/AlDP).