Puskesmas Ubrub Kekurangan Kendaraan Operasional

Puskesemas Ubrub

Ubrub-Kendala utama Puskesmas Ubrub distrik Web kabupaten Keerom adalah kendaraan operasional, demikian disampaikan oleh dokter Puskesmas Ubrub,dr.Agus Susanto saat ditemu AlDP di Puskesmas Ubrub(07/04/2012).

Puskesmas Ubrub memiliki 1 mobil Puskesmas yang harus melakukan pelayanan keliling ke Pustus-Pustu di distrik Web.Hanya ke Semografi yang mereka lakukan dengan jalan kaki sekitar  7 jam perjalanan.Karena tidak tersedianya jalan mobil ke Semografi maka jatah pelayanan Semograsi tidak dapat dilakukan setiap bulan namun setidaknya Puskesmas menjadualkan akan melakukan pelayanan 4 kali dalam satu tahun.
Selain mobil mereka memiliki 1 motor dinas.Mobil yang dimiliki Puskesmas pengadaan tahun 2008.Pada bulan Mei 2011 mobil sempat rusak hingga bulan Pebruari 2012 sehingga pelayanan kesehatan ke Pustu-pustu terganggu demikian juga untuk aktifitas ke Dinas dan keperluan mengambil obat-obatan ke kota dan aktifitas lainnya.
Akibatnya Puskesmas Ubrub sempat mencarter truk milik Pos TNI untuk mengambil obat ke ibukota Kab Keerom di Arso.Pihak Puskesmas pun membayar Rp 14 juta.”Sebenarnya kalau kita pakai truk tentara harus bayar 7 juta sekali jalan tapi karena truk tidak mau berangkat sendiri takut tertanam di jalan akibat lumpur maka ada 1 truk lagi,terpaksa kami lakukan untuk ambil obat karena persediaan sudah habis,”Ujarnya.
Saat mobil Puskesmas tidak dapat digunakan petugas medispun lalu lalang dengan menggunakan motor dari Arso ke Ubrub.Oleh karena keterbatasan sarana angkutan dan kondisi jalan yang sangat rusak maka Puskesmas berusaha untuk melayani pasien dengan maksimal.“Prinsipnya sepanjang bisa kami atasi akan kami atasi,”Ujarnya.
Menurutnya,hanya untuk sakit parah yang tidak dapat ditangani barulah mereka lakukan rujukan ke RSUD di Arso. “kalau kita mau bawa jalan sangat jauh dengan kondisi jalan yang rusak seperti itu,kita yang sehat saja setengah mati apalagi yang sakit,”katanya.Selain itu kalau dibawa ke kota seringkali terkendala makanan dan tempat tinggal untuk keluarga yang ikut mengantar sehingga mereka sedapat mungkin melakukan perawatan di Puskesmas Ubrub.
Pastor Jhon Jonga,Pr yang ikut mendengarkan keluhan dokter Agus mengatakan,,”Melihat kondisi jalan yang sangat buruk maka Puskesmas Ubrub membutuhkan mobil yang sesuai dengan kondisi medan sehingga dapat tetap beroperasi meskipun jalan dalam keadaan rusak.Motor juga harus ditambah setidaknya untuk petugas medis di Pustu-Pustu.Anehnya justru di Puskesmas di sekitar kota,mobil Puskesmas jauh lebih baik dan sepeda motor lebih dari satu”.(Tim/AlDP).