PT Jayapura Mengabulkan Banding JPU untuk Kasus Pisugi

PT Jayapura Mengabulkan Banding JPU untuk Kasus Pisugi

040515Wamena – Terdakwa kasus Pisugi Kabupaten Jayawijaya yang dituduh melakukan boikot pemilu, membuat bom dan membakar toko,mobil dan pertokoan di kota Wamena, telah menerima putusan banding dari Pengadilan Tinggi Jayapura.

Sebelumnya hakim pengadilan negeri Wamena yang memeriksa perkaranya telah menjatuhkan putusan 1 (satu) tahun atas tuntutan JPU selama 5(lima) tahun. JPU kemudian mengajukan banding.

“Putusan banding yang turun dari pengadilan tinggi mengabulkan permohonan JPU dan mereka diputus 3 (tiga) tahun,” Ujar Anum Siregar SH di Pengadilan negeri Wamena.(17/06/2015).

“Kam mengajukan kasasi atas putusan banding tersebut,” jelas Siregar.

Menurutnya alasan kasasi berdasarkan pasal Pasal 253 Ayat (1) KUHAP, karena diterapkan atau diterapkan tetapi tidak sebagaimana mestinya.

“Kami melihat ada kejanggalan dari Pengadilan Tinggi saat mengambil alih semua pertimbangan hukum dari Pengadilan Negeri tanpa memperhatikan fakta persidangan”.

Lanjutnya, “sejak awal telah ada kesalahan dalam penerapan hukum, misalnya saksi dari polisi yang menangkap mereka memberikan keterangan bahwa mereka bukan pelaku pembakaran di kota tapi tetap jadi pertimbangan putusan”

Siregar juga menambahkan keterangan terdakwa saat diperiksa di kepolisian dengan cara memaksa pengakuan sambil diancam dan disiksa, sepatutnya menjadi pertimbangan hakim terkait penerapan hukumnya.

Kuasa Hukum Ibrahim Marian dkk ini merencanakan akan memasukan memori kasasi segera ke Mahkamah Agung RI melalui Pengadilan Negeri Wamena.(Tim/AlDP).