Berita

Poskeskam Kampung Sekori Tidak Difungsikan

Kemtuk-Sejak tahun 2008 di kampung Sekori distrik Kemtuk kab Jayapura telah dibangung gedung Poskeskam(Pos Kesehatan Kampung) yang bertujuan untuk melayani masyarakat yang berada di sekitar kampung Sekori.  Nyatanya pelayanan kesehatan hanya berjalan satu tahun lebih karena pada tahun 2010 terhenti hingga sekarang dengan alasan tidak ada petugas Poskeskam.

“Kami selaku aparat di kampung sudah menyampaikan hal ini  ke Dinas Kesehatan Kab.Jayapura saat berkunjung ke kampung kami,  namun sampai saat ini masih seperti yang dulu akhirnya ketika masyarakat sakit kami harus antar ke puskesmas di distrik Kemtuk untuk mendapat pelayan  yang jaraknya sekitar sepuluh kilo lebih atau langsung ke rumah sakit Yowari,” ucap kepala kampung Sekori Pilemon Kedubrung (07/05/2012).

Katanya lagi,” Petugas yang dipercayakan untuk melayani masyarakaat tidak menjalani tugasnya dengan baik,hanya datang sebentar terus hilang.Jadi banyak masyarakat yang mengeluh kepada kami.Kami buat pertemuan dengan masyarakaat dibalai kampung ada masyarakat yang mengusulkan, “Bapa itu gedung poskeskam bagus baru tidak ada petugas yang tinggal, kalau kosong-kosong trus nanti jadi sarang setan karena itu ganti saja papan nama Poskeskam dengan papan nama yang baru gedung ini disewakan supaya ada pendapan untuk kampung”.

Harapannya Pemerintah Kab.Jayapura jangan hanya melihat dan melayani masyarakaat-masyarakaat tertentu di distrik tertentu,”Kami di kampung Sekori distrik Kemtuk merupakan bagian dari pemerintah Kab.Jayapura yang selama ini tidak terlalu diperhatikan, banyak kekurangan di kampung, pendididkan yang masih kurang, pelayanan kesehatan dan struktur penataan pemerintahan kampung yang masih sulit dijalankan oleh masyarakaat,”jelasnya panjang lebar.

Oleh karena itu Pilemon juga berharap ada komunikasi dan sosialisasi ataupun pembekalan terhadap program pemerintah sebelum dijalankan di kampung Sekori agar masyarakat dapat mengenal dan memahami maksud dan tujuan program pemerintah itu Selain itu ada partisipasi aktif untuk menjaga proses pembangunan yang ada di kampung.(03/AlDP)