Berita

Polres Jayawijaya Mengedepankan Penyelesaian Secara Adat

IMG-20171111-WA0010Wamena-Wakapolres Jayawijaya, Kompol Abbas mengatakan bahwa masalah anak jalanan merupakan masalah yang sangat serius di kota Wamena.

“Di setiap sudut, di kota ini ada,sangat memprihatinkan,” katanya saat bertemu dengan Tim Lobby untuk Dialog Papua tanah damai di ruang kerjanya di Wamena.(09/10/2017).

“Kami bisa tangkap mereka setiap saat tetapi kalau sudah di Polres mau diapakan? Mau ditahan berapa lama? kami lepas kembali”

Dirinya mengatakan bahwa persoalan anak jalanan memerlukan penanganan tindak lanjut yang harus dilakukan oleh pemerintah dalam hal ini Dinas Sosial. Pemerintah sebaiknya memberikan sarana untuk kegiatan agar mereka memiliki kesibukan yang positif.

Selain itu masalah-masalah yang ada di Polres adalah masalah KDRT,pengainayaan dan pembunuhan.

Pihak kepolisian selalu membuka peluang penyelesaian  di luar proses hukum melalui Binmas di Polres.

“Tetapi kadang sudah di reskrim pun tetap difasilitasi untuk penyelesaian adat. Prinsipnya ada kesepakatan dan tidak merugikan kedua belah pihak”

Di Polres Jayawijaya di Wamena, setiap hari dapat dilihat anggota Polres memfasilitasi penyelesaian perkara, hampir di setiap sudut ada kelompok yang menyelesaikan masalah.

Jelasnya, bahwa penyelesaian biasanya berlangsung berkali-kali sekitar 1 sampai dengan 2 bulan.

“Karena kalau ada salah satu tokoh yang absen maka harus menunggu dan dia hadir baru di mulai kembali”

Wakapolres juga menjelaskan bahwa pihak Polres menyerahkan penyelesaian awal diantara para pihak. Namun jika masalahnya berat seperti pembunuhan maka langsung ditangani secara hukum positif.

“Jadi walaupun ada penyelesaian adat, untuk kasus itu, tetapi hukum positif tetap jalan,” terangnya.(Tim/AlDP).