Politik, Pokok Yang Krusial Dalam Dialog

Politik, Pokok Yang Krusial Dalam Dialog

Jayapura-“Dalam dialog dengan Jakarta, pokok yang krusial adalah politik, khususnya penafsiran atas sejarah dan proses masuknya Papua kedalam NKRI, yang disebut dengan istilah berbeda-beda seperti: kembali kepangkuan RI, integrasi, aneksasi, pendudukan, “ ujar uskup Leo Laba Ladjar O.F.M saat sebagai pembicara pada acara launching buku AlDP “Menuju Papua Tanah Damai : Perspektif Non Papua” di Ressto Rempah-Rempah Abepura(27/07/2013).

Menurutnya, sebagainya perlu juga melakukan konsultasi pada komponen-komponen masyarakat tertentu seperti kalangan birokrat, politisi dan akademisi. Uskup mencontohkan buku P.J. Drooglever, Tindakan Pilihan Bebas! Orang Papua dan Penentuan Nasib Sendiri. Buku tersebut dinantikan dengan hangat sebelum terbit karena diharapkan bahwa buku itu akan menjawab masalah pelurusan sejarah. Tetapi setelah terbit, juga dalam bahasa Indonesia, tidak terdengar suara-suara mengenai isinya.

“Beranikan fasilitator menyelenggarakan konsultasi mengenai hal itu dikalangan akademisi misalnya?”

Uskup menilai, hal berikut yang krusial adalah istilah “Papua”.

“Papua adalah patner dialog dengan Jakarta. Tetapi siapakah Papua? Siapa yang bisa diterima sebagai juru bicara Papua?.”

Oleh karena itu, menurut Uskup, perlu persatuan dalam visi dan dalam menentukan pokok, tahap, juru runding dan mematangkan hal itu.

“Satu langkah besar dicapai kalau Papua bisa bersatu dan suara menghadapi dialog. Jaringan Damai Papua(JDP) ditantang untuk mewujudkan langkah itu”.

Selain uskup Leo Laba Ladjar O.F.M, Marinus Yaung S.I.P dan Anum Siregar sebagai narasumber pada peluncuran buku “Menuju Papua Tanah Damai : Perspektif Non Papua” dihadiri oleh sekitar 60 orang peserta dari kalangan pemerintah, LSM dan jurnalis. Buku tersebut berisi hasil dari konsultasi Publik dan Forum Kajian Indikator Papua Tanah Damai di komunitas non Papua yang dilakukan oleh AlDP untuk mendukung gagasan penyelesaian masalah tanpa kekerasan melalui pendekatan dialog.(Tim/AlDP).