Pleno MRP Serukan Dialog
Salah Satu Baliho Kampanye Dialog di Kota Jayapura

Pleno MRP Serukan Dialog

Salah Satu Baliho Kampanye Dialog di Kota Jayapura

Jayapura – Setelah menyelenggarakan Rapat Dengar Pendapat(RDP) dalam Rangka Evaluasi Otsus Papua dan Papua Barat pada akhir Juli 2013, akhirnya Majelis Rakyat Papua(MRP) menyelenggarakan Sidang Pleno MRP untuk memberikan pertimbangan dan persetujuan di Gedung Utama MRP. (12/08/2013).

Awalnya sidang dibuka langsung oleh ketua MRP yakni Timotius Murib dan kemudian diskors sekitar 30 menit untuk dikembalikan ke masing-masing Kelompok Kerja(Pokja) guna memberikan pertimbangan dan persetujuan.

Didahului oleh Pokja adat yang menyampaikan Pandangan dan Pendapat Akhir, “ Kami menyatakan Otsus gagal,” Ujar juru bicaranya. Bahkan ditegaskan bahwa Otsus justru menjadi alat yang mereporduksi masalah.

“Oleh karenanya kami merekomendasikan dialog yang dimediasi oleh pihak ke III di tempat yang netral. Sedangkan mengenai rencana Rekonstruksi UU Otsus dilakukan sesudah dialog”.

Meski tidak setegas pernyataan dari Pokja Adat, Pokja Perempuan dan Pokja Agama menyatakan hal yang sama yakni kegagalan Otsus dan merekomendasikan untuk dilakukan dialog Jakarta Papua.

Pendapat ketiga Pokja tersebut kemudian disetujui pada rapat Pleno dengan mengeluarkan keputusan Majelis Rakyat Papua nomor 6 tahun 2013.

Pada Keputusan tersebut, MRP meminta presiden, Gubernur Papua dan Papua Barat, DPRP dan DPRPB memperhatikan dan menindaklanjuti keputusan MRP. Di dalam keputusan juga memberikan batasan waktu selambat-lambatnya 60(enam puluh) hari setelah Keputusan dikeluarkan.

Nampak selain anggota MRP hadir juga beberapa anggota MRPB, sejumlah undangan dan jurnalis. (Tim/AlDP)