Piter Wanimbo : Terdakwa Areki Wanimbo Berperan Mendamaikan Perang Suku

IMG20150211131612Wamena- Surat Edaran tertanggal 04 Juli 2014 yang berisi permintaan sumbangann atas nama Dewan Adat Suku Lanny Jaya telah menjadi salah satu Barang Bukti yang menjerat Areki Wanimbo sebagai pelaku makar. Dalam surat itu ada nama dan tandatangan Areki Wanimbo sebagai ketua Dewan Adat Lanny Jaya.

Piter Wanimbo, salah seorang saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum(JPU) mengatakan bahwa dirinyalah yang menunjuk Areki Wanimbo sebagai ketua dan meminta tandatangan Areki.

“Tanpa membaca terlebih dahulu terdakwa langsung tanda tangan,” katanya pada persidangan pekan lalu di Pengadilan Negeri Wamena.

Surat yang ditangani sebanyak 10 lembar dan kemudian diperbanyak oleh Piter Wanimbo  dengan cara difotocopy sebanyak 50 lembar,  namun tidak semuanya disebarkan

Menurut Piter Wanimbo dia  memilih terdakwa untuk menandatangani sebagai ketua kerena terdakwa adalah kepala suku besar.

“Beliau cukup dikenal dan alamat rumahnya banyak diketahui masyarakat dan mudah dijangkau,’ tambahnya.

Labih lanjut Piter Wanimbo mengatakan bahwa terdakwa Areki Wanimbo ditunjuk sebagai Kepala Suku Lani besar setelah pada 2003 berhasil mendamaikan perang besar yang terjadi di antara masyarakat Lani Jaya, Nduga, Ilaga dan Membramo tengah.

Surat Edaran yang dijadikan barang bukti itu mendapatkan perhatian cukup serius dari tim Penasehat hukum mengingat bahwa di dalam isi Surat Perintah Penangkapan Areki Wanimbo, saat ditangkap Areki diduga sedang melakukan transaksi amunisi dengan 2 orang jurnalis Perancis di rumahnya si Sinakma Wamena tanggal 6 Agustus 2014 lalu.

Persidangan Areki Wanimbo masih akan berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi yang akan dihadirkan oleh JPU, baik saksi dari pihak kepolisian maupun Saksi ahli.(Tim/AlDP).