Pilep Karma Membiayai Diri Sendiri Berobat
Ondoafi Nembukrang Selistinjus Waibri

Pilep Karma Membiayai Diri Sendiri Berobat

Pilep Karma

Jayapura-Keinginan Pilep Karma untuk kembali berobat ke Jakarta nampaknya segera terwujud setelah ada pertemuan antara keluarga dan pendampinganya dengan kakanwil hukum dan HAM.(03/08/2012).

“Pilep akan segera berangkat,” demikian penjelasan Peneas Lokbere dari BUK yang selalu berkoordinasi dengan pihak kanwil sehubungan dengan keberangkatan Pilep Karma.Pada pertemuan tersebut hadir juga kalapas LP Abepura dan dokter yang bertugas di polik LP Abepura.

“Pihak LP akan mengikuti sertakan 2 petugasnya untuk mengantar,mereka hanya akan mengantar setelah sampai di Jakarta,serah terima dan akan balik ke Jayapura,’Ujarnya lagi.

Selain petugas LP direncanakan Pilep akan didampingi juga oleh seorang aparat kepolisian,sesuai dengan protap untuk mendampingi narapidana yang akan berobat.

“Saya ingin segera berobat ke Jakarta,” ujar Pilep yang ditemui di LP Abepura.(03/08/2012). “Perjalanan harus diatur dengan baik apalagi sekarang tiket sedang mahal-mahalnya,jadi harus diplanning,”katanya.

Pilep berencana akan ke Jakarta sebelum tanggal 10 Agustus 2012 untuk menjalani pengobatan di RS Cikini. Untuk sementara Pilep akan menjadi narapidana titipan di LP Cipinang.

Sebenarnya Pilep keberatan jika dititip di LP Cipinang, “ Perjalanan ke RS Cikini begitu jauh,” lanjutnya. Apalagi Pilep mendengar selentingan dari mantan penghuni LP Cipinang bahwa pungli di LP Cipinang cukup tinggi.

“Katanya mau ke luar blok saja harus bayar, air mau mengalir di kamar harus bayar, apalagi mau keluar berobat.Saya tidak mampu bayar, kalau diminta bayar lebih baik saya tinggal di dalam dan tidak usah berobat,” tegasnya.

Pilep berharap urusan berobatnya bisa diperlancar oleh pemerintah melalui petugas di LP Cipinang. Berobat ke Jakarta merupakan rekomendasi dari dokter untuk mengatasi penyakit yang dideritanya.

Sebagai narapidana politik, Pilep menanggung sendiri biaya perjalanannya .”Padahal harus semua menjadi tanggungjawab negara, bukan saja membiayai petugas tapi saya juga”. Selama ini Pilep terus mencari dukungan dana secara swadaya.(Tim/AlDP).