PH Curiga BAP Yanur Wenda Diarahkan oleh Penyidik

IMG20150211131608Wamena – Yanur Wenda adalah salah satu saksi yang sehari-hari tinggal di rumah Areki Wanimbo. Wenda seorang petani yang pendidikan formalnya hanya kelas 1 Sekolah Dasar. Wenda berpenampilan sangat sederhana, tanpa alas kaki, wajahnya terlihat agak bingung dan takut.

“Tolong kalau pertanyaan yang diarahkan kepadanya,singkat dan jelas karena keterbatasan saksi,” Ujar Hakim Ketua Nuboba SH.(11/02/2015).

Wenda mengatakan bahwa dirinya tinggal sejak awal tahun 2013 di rumah Areki Wanimbo, di rumah itu bukan saja dirinya akan tetapi banyak masyarakat yang keluar masuk karena Areki Wanimbo kepala suku asal Lanny Jaya.

“Saya tinggal di honai, di depan honai ada rumah, orang banyak,” jawabnya datar.

Ketika JPU menggiringnya ke jawabannya di dalam BAP, dimana tertulis bahwa Areki Wanimbo sering mengumpulkan orang untuk rapat, menuntut penyelesaian pelanggaran HAM dan referendum, saksi ragu-ragu.

Melihat penampilan dan reaksi saksi maka Simon Patiradjawane SH, salah satu Tim Penasehat hukum Areki, menyampaikan pertanyaan kembali ke pada saksi.

“Saksi tahu apa itu pelanggaran HAM?”

“Tidak tahu” jawab saksi bingung

“Saksi tahu Referendum?” . Saksi terlihat lebih bingung lagi lantas menjawab”Tidak tahu”

Saksi juga tidak mengetahui dan tidak pernah melihat 2 dokumen yang ditemukan polisi saat menggeledah rumah Areki.(Tim/AlDP).