Pertanyaan Kepada Saksi Seputar Tujuan ULMWP

Honai adatWamena-Keempat saksi yang telah dimintai keterangannya terkait peresmian kantor ULMWP di Pilamo Induk Balim, Lapago di Wamena, dikejar dengan berbagai pertanyaan seputar ULMWP.

“kami hanya mengedarkan undangan lokal kepada masing-masing pimpinan suku” Ujar Bony Mulait, ketua panitia peresmian Pilamo Induk Balim Lapago saat menjalani pemeriksaan di Polres Jayawijaya.(24/02/2016).

Pihak penyidik polres Jayawijaya menggiring para saksi terkait ULMWP,seperti apa tujuannya, seperti apa stukturnya dan siapa pemimpinnya.

Selain itu,para saksi ditanyakan juga mengenai sambutan pada saat peresmian kantor ULMWP. Siapa yang memberikan sambutan dan apa saja isi sambutannya.

Sedangkan saksi Enjel Sorabut yang merupakan sekretaris Dewan Adat Hubula ditanyakan mengenai status ULMWP didalam pemerintah RI.

“Apakah ULMWP merupakan organisasi yang sudah terdaftar di pemerintah RI,” tanya penyidik. Kemudian dilanjutkan dengan pertanyaan,” apakah kegiatan yang dilakukan sudah mendapat ijin dari pemerintah?’.

Saksi juga ditanyakan mengenai MSG.

Demikian juga pertanyaan yang diajukan kepada Saksi pastor John Jonga Pr. Pastor yang merupakan aktifis HAM tersebut ditanyakan apakah mengetahui akan ada peresmian kantor ULMWP.

Pastor John Jonga Pr, menunjukkan undangan yang diterimanya yakni terkait dengan peresmian Pilamo Induk Balim,” Selain itu saya tidak tahu,hanya undangan ini,” Ujarnya..

Pihak Polres mengatakan akan melakukan rapat untuk membahas hasil pemeriksaan dan kemudian akan memutuskan apakah ada pemanggilan kembali para saksi tersebut ataukah keterangan mereka dianggap cukup.

Para saksi diperiksa atas laporan Polisi tanggal 16 Pebruari 2016 terkait peresmian kantor ULMWP di Pilamo Induk,di Wamena, Peristiwa tersebut dituduh sebagai tindak pidana makar.

Usai pemeriksaan, para saksi dan Tim PH melakukan pertemuan di Pilamo Induk Balim di Wamena(Tim/AlDP).