Pengumpul Ikan Masuk Di Tarfia

Jayapura – Kini masyarakat Tarfia yang sehari-hari mencari ikan, menjual ikan mereka pada pengumpul ikan yang datang dan menetap beberapa hari di kampung Tarfia distrik Demta Kabupaten Jayapura.

Mereka sanggup membeli, berapapun yang dibawa masyarakat sehingga masyarakat makin aktif mencari ikan. Apalagi saat ini musim teduh sehingga masyarakat sibuk melaut sepanjang waktu, laki-laki,perempuan dan anak remaja.

“Saya kasih tahu mereka, jangan kasih aturan, ikan apa yang mau dibeli, semua ikan yang dibawa masyarakat harus mereka beli dengan harga yang sama seperti kalau masyarakat jual ke Demta,” demikian komentar Yulius Ondi, Ondoafi di Tarfia.(01/07/2012).

Pengumpul ikan menyewa rumah dan lemari pendingin milik masyarakat yang sebenarnya merupakan bantuan dari pihak perikanan untuk kelompok nelayan.

Meksipun listrik hanya menyala mulai pukul 18.30-24.00 wit namun mereka tetap membeli ikan-ikan masyarakat sepanjang waktu.

Khusus bagi mama-mama di Tarfia mereka lebih senang karena kebiasaan mereka untuk memancing di malam hari dapat menghasilkan uang. Salah satu kebiasaan mama-mama atau perempuan dewasa di kampung Tarfia adalah memancing ikan pada malam hari.

Ketika laki-laki dewasa pergi mencari ikan dengan perahu yang lebih besar dan ke tempat yang lebih jauh, perempuannya turut mencari ikan dengan menggunakan perahu kecil dan hanya di sekitar teluk. Ikan yang didapatpun hanya sekitar 1-3 ikat dengan harga Rp.15 ribu/ikat.

“Kami tidak perlu lagi jualan ke Demta, kami cari dan jual langsung dapat uang,” Ujar mama Irene Ondi. “Satu ikat kami jual Rp 15 ribu rupiah jadi setiap hari kita ada uang di tangan”.(Tim/AlDP).