Penghuni Asrama Mahasiswa Kab.Tolikara Terlantar

Penghuni Asrama Mahasiswa Kab.Tolikara Terlantar

Jayapura-Kurangnya Perhatian dari Pemerintah Kabupaten Tolikara terhadap aset daerah yang berlokasi di Waena, jalan Yoka, Kelurahan Waena Distrik Heram Kota Jayapura, menyebabkan para penghuni asrama mengalami kesulitan dalam aktivitas proses belajar dan kebutuhan lain seperti makan dan minum.

” Semua mengalami kesulitan dan sangat mempriatinkan. Itu sebabnya kami menagih janji dan menanyakan kepada Pemerintah Kabupaten Tolikara, terkait hasil sidang anggaran tahun 2012-2013 DPRD Tolikara yang dilakukan di Jayapura pada 26 maret 2013, bertempat di Hotel Horizon, ” Ucap Ketua Asrama Tolikara Yalison Wanimbo, 25/09/2013 di Asrama Tolikara.

Melalui Sidang, DPRD Tolikara dan pemerintah kabupaten Tolikara telah bersama-bersama menetapkan anggaran khusus pengolaan aset daerah yang dibangun di Kota Jayapura, khususnya di Asrama Tolikara. Anggarannya  sekitar 300.000.000. (tiga ratus juta).

“Sekarang anggaran itu dikemanakan?” tanyanya.

Lanjutnya: Ketika Pemda Tolikara, belum memberikan perhatian kepada kami penghuni asrama Tolikara, maka kami siap lakukan apa saja dengan gaya kami. Dimana uang yang jumlahnya sebesar itu, seingat kami, pemda Tolikara pernah berjanji, akan memperhatikan dan melengkapi kebutuhan penghuni  asrama, namun sampai kini mana realisasinya tidak ada, jangan terlantarkan kami begini. Kami bertanya ke pemerintah Tolikara, kami yang tingal di asrama Tolikara ini anak-anak dari mana,” ujarnya denga kesal.

Mewakili teman-teman seasrama, dirinya berharap pemerintah Tolikara, segera memberikan perhatian terkait kebutuhan  mendasar di asrama. Saat ini kondisi di asrama sangat mempriatinkan, dari segi makan dan minum dan juga aliran listrik.

” kami meminta kepada pemerintah Tolikara membuka mata untuk melihat kesulitan-kesulitan kami, selaku penghuni asrama Tolikara, sebab kami  di sini merupakan aset daerah”.

“Jika penyampaian ini tidak ditangapi pemerintah  Tolikara, penghuni asrama mengancam akan memalang kantor perwakilan di Sentani dan mengambil barang-barangnya, guna untuk membayar tunggakan listirk sembilan bulan dan kebutuhan lainnya,” Ujarnya.