Pendidikan Kaum Perempuan di Kampung Sewenui Tertinggal

Pendidikan Kaum Perempuan di Kampung Sewenui Tertinggal

Serui-Pada pertengahan tahun 2011 Pokja II PKK Kampung Sewenui melakukan pendataan terhadap ibu-ibu yang ada di kampung. Dari 53 KK yang ada banyak ibu yang berada di luar kampung, meninggal atau bercerai sehingga hanya yang tersisa 35 orang anggota PKK. “Dari 35 orang ibu didapatkan data bahwa Tamat setara SMA ada 5 orang, Tamat SMP 10 orang, Tamat SD 8 orang, Putus SD 4 orang, Tidak sekolah sama sekali 8 orang,” kata ketua II Pokja Pendidikan PKK Kampung Sewenui-Distrik Raimbawi Kepulauan Yapen, Mama Runaweri.

Menurut salah seorang ibu, pada  program paket C yang dibuka oleh PKBM LOSARI (Lori, Sanuari, Buritari) peserta yang aktif hanya 1 perempuan. Sedangkan untuk paket A dan B tidak dibuka untuk kaum perempuan. Selain itu mereka tidak terlibat penuh waktu dan hanya dilibatkan ketika ujian sehingga tidak pernah mendapat pelajaran. Ijasahpun belum diterima sampai saat ini.

Selain itu ditahun 2011,mereka pernah mendapatkan pelatihan ketrampilan yang  difasilitasi Yayasan KIPRa Papua.Mereka hampir tidak pernah mendapatkan pelatihan ketrampilan.Jika ada kegiatan, hanya ibu-ibu dari pusat distrik yang dilibatkan. “Kami seperti dianaktirikan dan selama ini kurang diperhatikan oleh pemerintah”, kata ibu Boseren yang mantan ketua PKK kampung.

Mereka lantas membuat kegiatan PKK“Dengan menggunakan dana pemberdayaan dan juga bantuan modal usaha bagi kelompok ekonomi di kampung, PMT pada waktu kegiatan Posyandu termasuk membeli kain dan benang serta peralatan  pendukung lainnya untuk anyaman dan menyulam,,” tambahnya mengakhiri pembicaraan.(04/AlDP)

 Tabel

No.

Kelompok Umur               (Thn)

Jenis Kelamin

Jumlah (Jiwa)

Nisbah (%)

L

P

1.

0  – 6

23

26

49

23,7

2.

7 – 12

7

10

17

8,2

3.

13-15

6

5

11

5,3

4.

16-18

9

5

14

6,8

5.

19-24

15

11

26

12,5

6

25-55

41

38

79

38,2

7.

56 keatas

7

4

11

5,3

Jumlah

108

99

207

100