Penasehat Hukum Areki Kecewa, Kapolres Tidak Terbuka

FOTE052-1Wamena-Setelah mendampingi Areki Wanimbo, tersangka terkait peristiwa Lani Jaya selama dua hari berturut-turut, Areki Wanimbo dipindahkan tanpa pemberitahuan yang jelas kepada Penasehat Hukumnya dari kantor AlDP.

“Kami kecewa, sebab sejak kemarin kamis duah coba bangun koordinasi dan berharap ada keterbukaan mengenai penanganannya Areki Wanimbo tapi ternyata, beberapa saat waktu mau diberangkat ke Jayapura, kami baru tahu,” demikian Ujar Cory SIlpa SH di ruang Polres Jayawijaya di Wamena.(12/08/2014).

Menurutnya, memang sudah ada rencana bahwa Areki akan dipindahkan namun sebagai PH dirinya tidak mendapatklan kejelasan mengenai waktu pemindahan.

“Saya di sini(Polres) dari pagi dan sempat bertemu Kapolres, tapi tidak diberitahu, setelah saya lihat ada situasi yang aneh, saya tanya,kemudian diinformasikan bahwa Areki akan segera di bawa ke Jayapura,” katanya dengan nada kesal.

Masih menurut Cory SIlpa, seharusnya pihak Polres tidak menyembunyikan hal tersebut dari pihak PH.

“Tugas kami kan mendampingi sesuai dengan perintah UU, sehingga harusnya itu dipahami oleh pihak kepolisian juga, ini tidak sesuai dengan prosedur,”

Sebelumya Cory sempat menanyakan mengenai Surat-surat terkait kliennya yang menurutnya terasa janggal, baik terkait Surat Perintah Penangkapan, Surat Perintah Penahanan maupun Surat Perintah Pengeledahan. Dirinya juga sempat menanyakan Barang Bukti apa saja yang didapat oleh Penyidik terkait kliennya.

“Tapi semuanya tutup mulut, tidak ada jawaban”.
Areki diterbangkan dengan pesawat Trigana, pada penerbangan terakhir siang sekitar pukul 14.30 wit.(12/08/2014).

Areki Wanimbo ditangkap pada tanggal 5 Agustus 2014, dituduh terkait pada peristiwa Lani Jaya, dirinya dikenakan Pasal Makar dan UU Imigrasi.
Selain dirinya pihak Polres Jayawijaya juga menangkap 2 orang asing warga negara Perancis.(Tim/AlDP)