Pemerintahan Di Distrik Unurum Gauy Tidak Berjalan Efektif

Pemerintahan Di Distrik Unurum Gauy Tidak Berjalan Efektif

Buasum-Aktifitas pemerintahan di Distrik Unurum Guay Kabupaten Jayapura tidak berjalan dengan baik dikarenakan pegawai serta Kepala Distrik jarang ditempat dan selalu berlama-lama di kota sehingga mengabaikan tugas dan tanggungjawab mereka. “Tanpa disadari banyak hal yang dikeluhkan masyarakat seperti, air bersih, kesehatan, pendidikan, ekonomi dan perumahan masyarakat yang selalu menjadi perdebatan dalam aktifitas kehidupan sehari-sehari bagi masyarakat Kampung Garusa,sehingga kami tidak tahu harus mengeluh kemana,” Ucap Kepala Kampung Garusa Alexander Supra kepada AlDP(08/004/2012).

Secara geografis Distrik Unurum Guay berada di tengah-tengah hutan yang jaraknya sekitar 30 kilometer lebih dari distrik Genyem, sehingga untuk mencapai Distrik Unurum Guay hanya bisa melalui jalan darat, Distrik Unurum Guay juga menjadi penghubung bagi distrik-distrik lainnya baik yang ada di kabupaten Jayapura dan Kabupaten Sarmi karena jalur untuk mencapai Kab.Sarmi melalui jalan darat harus melewati arael wilayah pemerintahan Distrik Unurum Guay

Distrik Unurum Guay sendiri dibentuk dan disahkan menjadi suatu pemerintahan distrik sejak tahun 1991 dan memiliki 6 wilayah Kampung yakni Kampung Sawe Suma, Kampung Guriyab, Kampung Beneik, Kampung Nandarji, Kampung Santosa dan Kampung Garusa. Namun sejak awal  perjalanan pemerintahannya hingga saat ini masih tertinggal jauh dari distrik-distrik lain yang ada di wilayah  Pemda Kab.Jayapura.

Alexander Supra menambahkan,”banyak masalah yang terjadi baik di tingkat distrik sendiri juga di kampung yang harus diselesaikan sehingga masyarakat jangan hanya sebagai simbol yang menguntungkan bagi pemerintah dan mendatangkan kerugian bagi masyarakaat dengan janji-janji seperti, Jaminan Kesehatan, pendidikan yang baik dan pembangunan sarana prasana yang cukup,”. Menurutnya semeua itu tidak dinikmati oleh masyarakat karena dari kepala distrik yang satu ke kepala distirk yang lain tidak memberikan perubahan bagi kemajuan distrik, kampung dan masyarakat.”Kami masyarakaat berharap ke depannya seorang pimpinan itu harus punya hati supaya bisa membangun masyarakat,”ungkapnya.(03/AlDP)