Pemerintah Perlu Mengantisipasi Konflik yang Meluas pada Pilgub Papua
Kampung Kibay

Pemerintah Perlu Mengantisipasi Konflik yang Meluas pada Pilgub Papua

Peta Papua

Jayapura-Menanggapi kedatangan para petinggi RI ke Papua, Yusman Conoras wakil direktur Aliansi Demokrasi Untuk Papua(AlDP) mengatakan, “ datang dan terus mau bikin apa , itu yang harus jelas”.(18/06/2012).

Menurutnya kedatangan seperti itu  diyakini tidak mampu menyelesaikan masalah di Papua karena hanya menjadi kunjungan biasa dengan sejumlah pertemuan yang melibatkan para petinggi di daerah dan tidak dapat menyerap pandangan dari masyarakat.

Yusman selanjutnya mengingatkan kehadiran Menko Polhukam saat Konferensi Perdamaian Papua yang diselenggarakan Jaringan Damai Papua juli 2011. “Seharusnya ada langkah maju dari sikap Menko(pemerintah)yang telah hadir pada konferensi tersebut. Bagaimana pemerintah mau segera memperbaiki kegagalan penyelesaian masalah di Papua,” Ujarnya saat berkumpul dengan wartawan dari berbagai media di AlDP kemarin.

Senada dengan pandangannya, Anum Siregar direktur AlDP juga mengatakan bahwa kedatangan petinggi RI adalah cara pemerintah pusat jika ada aksi kekerasan yang meningkat di Papua. Sikap ini juga menunjukkan ketidakmampuan pemerintahan sipil di daerah untuk mengatasi persoalan yang ada di Papua.

“Tapi datang cuma sebentar, apa yang di dapat, kalau lama-lama di daerah nanti semakin menunjukkan pemerintah sipil di daerah memang tidak berfungsi. Sehingga bukan soal kedatangan secara phisik tapi bagaimana ada tanggungjawab pemerintah untuk menyelenggarakan pemerintahan dan melindungi rakyatnya.” Pemerintah ada seperti yang rakyat inginkan”.

Anum berpendapat bahwa pemerintah perlu mengantisipasi berbagai kemungkinan dari meningkatnya kembali aksi kekerasan di Papua. ”Daerah ini belum stabil, sebagian orang masih ketakutan dan sebagian lagi masih marah, buktinya masih banyak selebaran bernada provokatif termasuk  sms yang beredar. Selain itu, pilgub bisa juga memicu konflik dengan eskalasi tinggi. Yang jelas konflik regulasi mengenai pilgub sudah dimulai, bahaya jika menyebar menjadi konflik terbuka antara pendukung”.(Tim/AlDP).