Berita

Pemerintah Daerah Harus Serius Memperhatikan Aspirasi Masyarakat Grimi Nawa

Besum-Masyarakat Grime Nawa yang selama ini masuk dalam kabupaten Jayapura,terus menaruh harapan agar kabupaten Grime Nawa dapat diwujudkan segera.Menurut mereka,selama ini pemerintah kabupaten Jayapura yang merupakan kabupaten induk berusaha menutup-nutupi proses yang sedang berjalan. “Kab.Jayapura cenderung mengabaikan kehendak  masyarakaat Grime.Pemekeran kabupaten sudah menjadi bagian dari keinginan  masyarakaat yang tumbuh dan itu sudah lahir sejak tahun 2001 berjalan sampai sekarang ini,”Ucap Tokoh Pemuda Grime Nawa Stefen Wabumkomo (20/04/2012).

Ucapnya lagi,”Mengapa kabupaten-kabupaten yang baru mengusulkan sudah dimekarkan sedangkan Grime Nawa sudah siap sejak 2001 untuk membentuk kabupaten baru belum ditindaklanjuti”. Menurutnya  banyak anak-anak Grime Nawa yang mampu namun tidak diberikan kesempatan melalui jabatan-jabatan di Pemerintahan Kab.Jayapura dan cenderung “Dianak Tirikan”.Namun hal tersebut bukan menjadi bagian utama dari tuntutan mereka untuk memekarkan Grime Nawa.Menurutnya pemekaran Kab.Grime Nawa adalah murni keinginan masyarakaat sejak dulu yang sudah berlangsung sekitar 12 tahun. Grime Nawa telah siap dimekarkan karena memiliki wilayah-wilayah potensi kekayaan alam dan sumber daya manusia yang cukup.

Ketidak jelasan proses yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten telah menjadi perdebatan panjang ditengah-tengah masyarakaat terkadang membuat masyarakat bertengkar sendiri. Tim-Tim yang dibentuk oleh kelompok masyarakat kembali saling mencurigai satu sama lainnya.”Namun  sebenarnya semua itu bergantung kepada pemerintah daerah berdasarkan peraturan pemerintah untuk mempercepat proses pemekaran,sebab banyak daerah yang belum siap tetapi malah sudah dimekarkan,”tegasnya.

Masyarakat Grime Nawa berharap pemerintah daerah untuk harus serius memperhatikan aspirasi mereka karena sesuai dengan Peraturan Pemerintah. Satu daerah yang ingin mekar berdasarkan  aspirasi masyarakaat tidak terlepas dari peran pemerintah daerah setempat. “Melalui pemerintah daerah yang dapat menyampaikan langsung ke Dirjen Otonomi Daerah ,Menteri Dalam Negeri untuk dikirim ke DPR RI sebagai fungsi Legislasinya serta menetapkan Undang-Undang,”katanya.
Terkait dengan kedatangan Anggota Komisi 2 DPR RI pada Senin 23/04/2012 yang secara khusus akan membahas tentang pemekaran wilayah maka rencananya masyarakat Grime Nawa siap untuk menyampaikan Aspirasi mereka secara terbuka bahkan menerima kedatangan anggota DPR RI di wilayah Grime Nawa.(03/AlDP)