Berita

Pembangunan Jalan Menuju Kampung Kamdera Terhenti

Jalan Kamdera-Demta

Demta – Proyek pembangunan jalan yang dibuat pemerintah Kab.Jayapura dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum ( PU ) untuk memperluas sarana transportasi masyarakat  menuju kampung Kamdera distrik Demta kenyataanya masih dikerjakan setengah hati. Awalnya pemerintah hanya melakukan pengusuran dan pembersihan di sekitar badan jalan yang meninggalkan sisa pohon-pohon besar, batu-batu besar pun berserakan begitu saja di badan jalan sebagaimana  pantuan AlDP (29/03/2012).

Untuk sampai di kampung Kamdera bisa melalui jalan darat maupun jalan laut. Dengan menggunakan motor jalan darat menuju Kamdera dari kampung Demta Kota berjarak sekitar 8 kilometer lebih, namun kondisi jalannya sangat buruk walaupun sebagian jalan sudah diaspal sepanjang  1 kilometer dari ujung kampung Ambora, selanjutnya adalah  jalan karang yang bergelombang dan melewati hutan yang sunyi, hanya ada suara burung-burung hutan  dan rumah-rumah korban tsunami tak berpenghuni yang dibangun pemerintah pada tahun 2008.

Kepala Kampung Kamdera,Yonathan Daisiu mengatakan,”Proyek pembangunan jalan menuju Kamdera atau Tarfia memang sudah sejak dulu dilakukan, sejak tahun 2000, didahului oleh tim yang datang mengukur jalan untuk dibangun, namun hingga kini  belum selesai”. Menurutnya, ada informasi dari pemerintah bahwa proyek tersebut dihentikan karena petugas yang dipercayakan untuk mengukur jalan diusir oleh masyarakat setempat.

Hingga akhirnya baru pada tahun 2008 bertepatan dengan proyek pembangunan rumah untuk korban bencana  tsunami,jalan tersebut diteruskan namun baru sampai pada proyek pengusuran pepohonan dan batuan saja.Maka tak heran pada waktu-waktu tertentu jalan tersebut kembali ditimbuni rumput dan batu-batu yang longsor sehingga tak memungkinkan kendaraan dapat melintas. Kadang dibersihkan,kemudian tertutup kembali dan dibersihkan kembali.

Masyarakat sangat berharap agar jalan tersebut segera diaspal seluruhnya sehingga dapat dilewati mobil besar seperti bus yang dapat langsung mengangkut penumpang dari kampung Kamdera.

Selama ini masyarakat dari kampung Kamdera apabila hendak ke ibukota distrik Demta atau ke kabupaten dan kota Jayapura menggunakan motor laut dengan jarak tempuh sekitar 20 menit.Demikian juga untuk anak sekolah SMA atau yang memilih bersekolah SMP di ibu kota distrik mereka harus menggunakan motor laut agar sampai tepat waktu.

Apabila jalan menuju Kamdera dapat berfungsi baik,maka masyarakat pun berharap pemerintah dapat meneruskan jalan ke kampung Muaif,kampung terujung dari distrik Demta.Sehingga orang dari Muaif pun tidak harus menggunakan motor laut menuju ibu kota distrik Demta.(03/AIDP).