Pelurusan Sejarah Papua Dibahas Hangat

Pelurusan Sejarah Papua Dibahas Hangat

Forum Kajian Indikator Papua Tanah Damai -Merauke

Merauke-“  Kalau Papua minta keluar dari NKRI dan tercapai maka semua daerah akan meminta hal yang sama, Indonesia hanya tinggal Jakarta, “ Ujar seorang peserta pada acara Forum kajian Indikator Papua Tanah Damai(IPTD) yang diselenggarakan oleh AlDP bekerjasama dengan JDP dan Tifa Foundation.(29/08/2012).

Menurut peserta, sejarah memang harus dihormati dan tidak boleh diputarbalikan namun perlu diberikan tempat yang tepat karena membahas sejarah Papua dalam NKRI merupakan masalah yang sangat sensitif.

Peserta  menawarkan agar luka orang Papua harus diobati agar tercipta kehidupan yang lebih baik.

Selain itu muncul juga pertanyaan, seperti  siapa sebenarnya yang menginginkan dialog apakah orang Papua seluruhnya atau pada kelompok tertentu.

Kemudian, “seperti apa akhirnya dialog nanti?” tanya perserta yang lain, mereka berharap proses dialog yang dilakukan harus dimonitoring.

“Awalnya kita pikir dialog merupakan hal yang risih tapi setelah kita saling berdiskusi maka kita harus berdialog untuk menghargai satu sama lain, “ Ujar sekretaris KKSS Kab Merauke.

Peserta sepakat bahwa dialog penting untuk menyamakan persepsi dan berharap  suara non Papua dapat dipertimbangkan dan diakomodir.(Tim/ALDP)