Pastor Neles Tebay : Takut Membuat Saling Curiga

IMG_3621Wamena – Seminar dan Lokakarya Papua Tanah Damai yang diselenggarakan oleh JDP pekan lalu di Wamena, dihadiri cukup banyak peserta dari kabupaten-kabupaten yang ada di sekitar wilayah Pegunungan Tengah. Namun masih banyak anggota paguyuban atau non Papua yang belum hadir.

“Ini menandakan kita belum memiliki rasa damai. Orang di kampung takut, orang Papua takut, orang non Papua juga takut,” Ujar Jemon Asso, salah satu peserta diskusi dari distrik Asolokobal.

Lanjutnya,” Kita malah selalu ungkapan hal yang tidak baik, satu sama lain..”

Menyambung pembicaraan Jemon Asso, seorang peserta dari Lanny Jaya yakni Andreas Metlame mengatakan bahwa memang orang-orang yang ada di Wamena diliput perasaan takut.

“Bupati takut, ketua DPRD takut. Kita mau damai tapi takut,” tegasnya

Pernyataan kedua peserta tersebut direspon langsung oleh coordinator JDP, Pastor Neles Tebay.

“Takut membuat saling curiga. Ide bagus dari rakyat dicurigai, ide bagus dari pemerintah dicurigai. Ada ide dicurigai, tidak ada ide juga dicurigai,’ katanya.

Menurutnya sebelum mendiskusikan berbagai hal maka yang harus dilakukan pertama kali adalah mengatasi rasa takut dan kecurigaan.

“JDP punya resep untuk itu,atasi takut dengan bertemu dan berdialog langsung. JDP fasilitasi pertemuan dan buka ruang untuk bicara”.

Dirinya akut bahwa untuk bicara pertama kali bukanlah hal yang mudah akan tetapi harus dicoba dan terus membangun dialog.

“Dialog dilakukan berkali-kali,” katanya tegas.(Tim/AlDP).