Para Terdakwa Sebagai Masyarakat Diancam Oleh Kelompok Ferdinan Worabai

Para Terdakwa Sebagai Masyarakat Diancam Oleh Kelompok Ferdinan Worabai

Sorong– Ke tujuh terdakwa yakni Salmon Windesi, Peneas Reri, Cornelius Woniana, Obeth Kayoi, Rudi Otis Barangkea, Jimmy Yermias Kapanai dan Septinus Worarai dituduh melakukan Makar dan memiliki senjata tajam oleh karena itu dikenakan pasal 106 KUHP dan UU Nomor 12 tahun 1951 mengenai Kepemilikan Senjata Tajam memberikan keterangan di persidangan tanggal 29 September 2014.

Mereka mengatakan sebagai masyarakat sipil, telah diancam oleh kelompok TPN/OPM pimpinan Ferdinan Worabai.

“Kami satu kampung, kalau kami tidak mengikuti kemauannya maka kami diancam, rumah kami akan dibakar,” demikian penjelasan dari Jimmy Kapanai yang sehari-hari bekerja sebagai supir angkutan umum.

Mobil Jimmy setiap hari masuk dan keluar kampung Saswa dari kota Serui, pada hari kejadian, Jimmy dititipi membawa senjata rakitan.

Kondisi yang sama dialami juga oleh Obeth Kayoi seorang kondektur mobil yang dimintakan membawa bahan makanan ataupun Kornelius Woniana, yang bekerja di perusahaan alat berat berdekatan dengan kampung dimana tempat Ferdinan Worabai menetap.

“Ferdinan sering minta bantuan bama ke perusahaan, hari itu saya disuruh bawa bantuan bama,” jelas Kornelius.Bama yang dibawanya terdiri dari gula satu karung, kemudian mie instant dan kopi.

Ketika mereka tiba di tempat pertemuan yang digelar oleh Ferdinan Worabai, mereka diberikan tugas untuk memasak, ikut latihan baris berbaris atau menjaga portal.

Saat dilakukan operasi gabungan Polri dan TNI, mereka ditangkap namun Ferdinan Worabai dan pasukannya melarikan diri. Mereka diperiksa di Polres Yapen dan kemudian disidangkan di Pengadilan Negeri Sorong atas permintaan pihak Kejaksaan dengan alasan keamanan.(Tim/AlDP).