Para Terdakwa Adalah Tidak Terlibat Kontak Senjata

Para Terdakwa Adalah Tidak Terlibat Kontak Senjata

Sorong-Setelah mendengar Tuntutan yang disampaikan oleh JPU, maka tim pembela dari 7 orang Terdakwa peristiwa Sasawa, mengajukan Nota pembelaan mereka.

Tim Penasehat hukum memberikan argumentasi bahwa klien mereka pada saat ditangkap dalam keadaan yang berbeda-beda dan tidak berada pada tempat yang sama. Sehingga unsure ‘menyerbu’ tidaklah tepat.

“Kata Optrekken dalam rumusan Pasal 108 Ayat(1) Ke-2 KUH Pidana ternyata telah diterjemahkan dengan kata yang berbeda-beda oleh Para penerjemah Wetboek van Strafrecht voor Indonesia, sebagaimana ditulis oleh Wirjono Prodjodikoro dalam bukunya “Tindak-Tindak Pidana tertentu, hlm 191, Engelbret, De Wetboeken, hlm 1403, misalnya dengan kata “menyerbu, melawan, melakukan gerakan bersama-sama, maju’ dan lain sebagainya,” Ujar Eliezer Murafer,SH anggota Tim PH.

Lanjutnya,’ Penerjemahan yang berbeda-beda itu akan merugikan Para Terdakwa yang telah didakwa melanggar Pasal 108 Ayat(1) Ke-2 KUH Pidana sebab beberapa tindakan-tindakan tertentu yang telah dilakukan oleh Para terdakwa dinyatakan sebagai tindak pidana”.

Menurutnya, kata Optrekken itu antara lain sebagai voorwaarts van een leger atau sebagai gerakan maju ke depan dengan suatu pasukan, seraya mengutip pendapat Doctor C.B Von Haeringen seorang guru besar pada Rijksuniversiteit di Utrecth.

Lanjutnya lagi,” fakta persidangan, para Terdakwa ditangkap dalam kondisi yang berbeda-beda atau tidak sedang berada dalam aktifitas yang sama, para terdakwa tidak terlibat dalam kontak senjata, baik yang ditangkap sebelum kontak senjata yakni Terdakwa I, terdakwa II, terdakwa V dan Terdakwa VI maupun yang ditangkap setelah kontak senjata yakni Terdakwa III, terdakwa IV dan Terdakwa VII”.

Tim penasehat hukum juga menyoroti kelompok TPN/OPM yang sesungguhnya yakni Fernando Worabai dan kelompoknya melarikan diri setelah terjadi kontak senjata dan hingga kini masih belum dapat ditangkap.

“Dengan demikian maka unsur MENYERBU tidaklah terbukti secara sah dan meyakinkan,” tandasnya.(Tim/AlDP).