Papua Memiliki Satu Lagi Lembaga Baru Yang Bergerak Dibidang Kesehatan.

Papua Memiliki Satu Lagi Lembaga Baru Yang Bergerak Dibidang Kesehatan.

Jayapura-Sebagai tindak lanjut dari peraturan pemerintah daerah provinsi Papua nomor 7 tahun 2010 tentang Pelayanan Kesehatan, perlu dilakukan langkah-langkah konkrit dan terencana untuk mempercepat tercapainya peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik. Pelayanan kesehatan di provinsi Papua memerlukan percepatan, serta peningkatan dan optimalisasi, guna memujudkan cita-cita pelaksanaan Otonomi Khusus dalam mensejahterakan masyarakat Papua dalam bidang kesehatan, diperlukan pelibatan empat unsur (tungku) yaitu, Pemerintah, Agama, Adat dan Masyarakat,” ¬†Ucap Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP.MH, didepan ratusan undangan yang menghadiri peresmian UP2KP 12/10/2013 di Abepura.

Percepatan Pembangunan Kesehatan Papua, merupakan kebijakan dan program pemerintah provinsi papua yang sistematis, terancana, terukur dan sinergis, guna mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat papua yang didukung dengan pendanaan langsung yang bersumber dari anggaran pendapatn dan belanja daerah (APBD) provinsi papua, Berdasarkan Peraturan Gubernur Papua Nomor 16 Tahun 2013 Tentang Pembentukan Unit Percepatan Pembangunan Kesehatan Papua.

Lanjutnya,” Unit Percepatan Pembangunan Kesehatan Papua yang selanjutnya disebut (UP2KP), merupakan lembaga yang dibentuk oleh Gubernur Papua, guna percepatan implementasi kebijakan di bidang kesehatan di Provinsi Papua. Percepatan pembangunan kesehatan di papua dilaksanakan dengan tujuan, untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, guna percapaian Papua Sehat, Mandiri dan Sejahtera, tahun 2018, dilaksanakan melalui peningkatan koordinasi, sinergi dan sinkronisasi perencanaan, serta pengendalian pelaksanaan program dan kegiatan yang berasal dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Kabupaten, Kota dan Lembaga Mitra Pembangunan Kesehatan Papua, mengacu kepada Rencana Strategis Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Provinsi Papua, tahun 2013-2018, Rencana Strategis (Renstra) Dinas Kesehatan Provinsi Papua, tahun 2013-2018, Rencana Strategis (Renstra) Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, serta memperhatikan grand design pembangunan kesehatan di Papua”.

Dari penjelasan Gubernur, diketahui bahwa kedudukan UP2KP, berada dibawah dan bertanggung jawab langsung kepada Gubernur.

UP2KP dipimpin oleh seorang Direktur Eksekutif, Gubernur Papua Lukas Enembe memberikan kepercayaan kepada Direktur RSUD Abepura Drg. Aloysius Giyai, M.Kes selaku Direktur Eksekutif UP2KP yang tugasnya membantu Gubernur dalam melaksanakan dan mengendalikan pembangunan kesehatan sesuai rencana strategis bidang kesehatan untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan dan melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Gubernur.

Dalam melaksanakan tugasnya UP2KP mempunyai fungsi membantu Gubernur dalam menjabarkan kebijakan pembangunan kesehatan nasional ke dalam program kesehatan pemerintah provinsi papua, menetapkan unsur dan tata cara audit pelaksanaan program kesehatan, melaksanakan pemantuan kemajuan dan mengusulkan langkah-langkah untuk memperlancar dan mempercepat pelaksanaan program kesehatan.

“Membantu gubernur dalam mengelola pelaksanaan sinkronisasi dan konsistensi perencanaan, pemantuan, pengendalian, kelancaran dan percepatan program pembangunan kesehatan, membantu gubernur dalam menemukan kendala dalam pelaksanaan program kesehatan serta cara mengatasinya dan menampung saran dan keluhan masyarakat, melakukan audit atas keterlambatan, kegagalan pelaksanaan program kesehatan dan melaporkan kepada gubernur serta membantu mengatasinya,”Ungkapnya.(RM/AlDP)