Berita

Pansus Pilgub DPRP Tetap Bekerja

Jayapura-Meskipun menuai kontroversi dan dituduh telah mengambil kewenangan KPUD untuk menyelenggarakan pemilihan gubernur(pilgub) Papua namun Panitia Khusus(Pansus) DPRP tetap menjalankan tahapan Pilgub di lantai  1 gedung DPRP. Bahkan di halaman utama dipasang tenda dan deretan kursi untuk menampung pendukung calon Gubernur.

“Hari ini jumat rencananya pasangan Maidepa akan mengembalikan formulir,kemudian hari sabtu(19/05/2012) pasangan Welington Wenda dan senin rencananya pasangan Menasen Kambu,”Ujar seorang staf DPRP yang ditugaskan untuk menunggu tim-tim sukses kandidat gubernur dan wakil gubernur di ruang Pansus DPRP(16/05/2012).

Menurutnya,ada 8 pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang sudah mengambil formulir termasuk seseorang yang mengambil formulir di hari terakhir yang menyatakan akan memberikan dukungan kepada Bas Suebu.

“Semua formulir diambil oleh tim sukses dan mereka bawa surat mandate.Ada seorang bapak mengambil formulir dan mengatasnamakan inisiatif pribadi mengambil formulir untuk pak Bas Suebu,jadi kita terima saja karena hak politik kan hak perorangan,”Ujarnya panjang lebar.

Waktu untuk mengembalikan formulir akan berakhir pada tanggal 22 Mei 2012, beberapa pasangan kandidat yang belum mengembalikan formulir memberitahukan bahwa mereka masih menyiapkan berkas yang diminta oleh Pansus.

Nampak kesibukan yang lebih ramai di ruang bawah gedung DPRP,ada juga orang dari Panwaslu provinsi dan beberapa orang petugas keamanan dari kepolisian.

Situasi di DPRP agak memanas setelah gencar pemberitaan bahwa Perdasus nomor 6 tahun 2011 mengenai Pemilihan Gubernur dan wakil gubernur provinsi Papua dinilai illegal oleh kelompoknya Bas Suebu,sementara digugat dan akan dilaporkan ke Polda Papua

“Coba saja ada yang lapor,”Ujar Ibu Ina Kudiay anggota Pansus DPRP.Lanjutnya ”Kita di sini di dukung sama kepolisian kok buktinya ada kepolisian yang hadir terus,kami siap bila digugat”.Nampak sebagian besar anggota Pansus selalu bolak balik dari ruang kerja mereka dan memantau di ruang Pansus termasuk wakil ketua DPRP Yunus Wonda.(Tim/ALDP).