Operasi Kimanus Tidak Emergensi

Operasi Kimanus Tidak Emergensi

Nabire – Kimanus bertemu dengan Kuasa Hukumnya, Anum Siregar di Lapas Nabire saat akan memeriksa kembali penyakitnya di RSUD Siriwini Nabire.

Kepada Kuasa Hukumnya, Kimanus mengeluh karena kurang mendapat perhatian oleh
pihak Lapas. Menurutnya jika dia menjalani pemeriksaan rutin, setelah operasi yang dilakukan di Jayapura pada Mei 2012, penyakit yang sedang dialaminya tidak akan muncul.

Setelah bertemu dengan Kasi Binadik dan KPLP Lapas Nabire, Kimanus bersama Kuasa Hukumnya kemudian didampingi oleh dua orang petugas Lapas ke RSUD Siriwini.

“Penyakit Kimanus tida berbahaya dan tidak emergensi untuk di operasi akan tetapi kalau terus terasa terganggu, kita operasi,” ujar dokter spesialis Bedah, Amos, kemarin (04/06/2013).

Sayangnya karena sejak awal Kimanus ditangani langsung oleh dokter Joni Rimbo spesialis Bedah dan sekaligus direktur RSUD maka dokter Amos menyarankan untuk langsung bertemu dengan dokter Jhoni.

“Sekarang dokter Jhoni sedang di Jakarta, minggu depan baru kembali ke Nabire jadi bisa konsultasi dan sekalian siap untuk operasi, kalau mau operasi, pada minggu depan,” sarannya.

Menurut dokter Amos, spesialis bedah, penyakit yang dialami oleh Kimanus bukan hernia, mirip tapi bukan,” katanya. Penyakit yang dialami Kimanus karena ada penumpukan cairan akibat infeksi pada buah zakar sebelah kiri, biasa disebut dengan penyakit hydrocare.

Setelah berkonsultasi, Kimanus dibawa kembali ke Lapas Nabire dan menyiapkan surat-surat untuk rencana operasi sekembalinya dokter Jhoni dari Jakarta. (Tim/AlDP)